Ingin Terjun ke Dunia Debat? Yuk Simak Tips Rafie Akbar Berikut Ini!

Medankinian.com, Medan – Debat merupakan salah satu kegiatan yang kerap kali diperlombakan. Hal ini menjadi ladang basah bagi para pelajar ataupun mahasiswa untuk digeluti. Kompetisi debat memiliki pamornya tersendiri di masyarakat, khususnya mahasiswa.

Muhammad Rafie Akbar, atau yang akrab disapa Rafie, merupakan mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara yang aktif di bidang debat. Sejak masih di bangku sekolah dasar, Rafie sudah menaruh minat terhadap dunia akademik terutama di bidang perlombaan dan olimpiade. Terutama ketika perlombaan maupun olimpiade tersebut berkaitan dengan soft skill seperti kemampuan dalam berbicara di depan umum, asah kecerdasan, dan lainnya.

Memasuki jenjang SMA, Rafie berkenalan dengan dunia debat. Merasa selaras dengan minatnya, Rafie mencoba menyelami setiap kategori perlombaan debat yang bisa diikutinya. Minat dan rasa senang terhadap dunia debatan masih terus belanjut hingga masa perkuliahan.

Kendati demikian, karena dihadapkan dengan situasi dan kondisi perkuliahan yang memaksakan Rafie untuk melaksanakan perkuliahan secara daring pada saat pandemi COVID-19, membuat Rafie tidak berfokus pada lomba-lomba debat yang ada ataupun mengukir prestasi-prestasi baru. Hingga akhirnya bersama dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama, Jesslyn Elisandra Harefa dan Ari Ghazy Putra Asto, Rafie memutuskan untuk terjun kembali ke dunia debat dan mengikuti lomba-lomba debat hukum mewakili Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

Proses diskusi dan riset untuk mosi-mosi debat akan menghasilkan argumen yang kuat untuk memenangi debat. Bagi Rafie, sebagai tim perlu menyelaraskan argumen-argumen yang dibawa. Dalam bidang debat hukum, ada pembagian peran untuk variasi argumen filosofis, yuridis, dan sosiologis yang bagaimanapun harus diperhatikan. Rafie sendiri kerap kali berperan sebagai pembicara yang fokus dalam membangun argumentasi sosiologis,

Rafie mengungkapkan untuk bisa menguasai mosi debat, tim harus sudah bisa memahami dan menguasai konteks mosi yang diberikan. Tapi tidak dipungkiri bahwa akan ada saat dimana mosi yang diperdebatkan belum pernah diriset atau didiskusikan sebelumnya sehingga untuk bisa tetap memenangkan argumentasi, tim harus mempunyai strategi kemenangan.

Bagi Rafie, ada beberapa tips dan tricks darinya untuk bisa menguasai perlombaan debat:

  1. Keselarasan Antarargumentasi, agar tidak bertentangan satu sama lain tentunya menjadi kesadaran yang penting agar memenangi perdebatan – baik dalam posisi pro ataupun kontra dalam perdebatan.
  2. Kekompakkandan Kesadaran, atas kelebihan serta kekurangan masing-masing anggota tim pun harus diperhatikan, supaya saling melengkapi.
  3. Saling membantu dan Selalu Berdiskusi, tentang isu-isu yang akandibahas saat perdebatan harus pula selalu dilakukan agar persiapan lebih matang untuk mengikuti lomba debat.
  4. Banyak Berlatih Kemampuan Public Speaking, proses debat memerlukan kemampuan berbicara di depan umum sehingga banyak latihan sebelumnya adalah suatu keharusan karena kemampuan ini berperan penting membangun kemampuan berdebat.

Dengan berbagai latihan, pengalaman, dan pembelajaran dalam dunia debat, sudah seringkali Rafie memenangkan lomba debat. Pengalaman debat yang paling berkesan bagi Rafie sendiri adalah ketika mengikuti lomba debat National Debate Competition 2023 Universitas Negeri Semarang bersama Jesslyn dan Ari secara daring saat mereka tengah mengikuti program pertukaran mahasiswa di Malaysia. Saat itu mereka berhasil meraih Juara II.

Rafie menganggap pengalaman lomba tersebut adalah pengalaman yang unik dan menantang karena di antara kesibukan dengan berbagai tugas dan program lainnya selama pertukaran mahasiswa, ketiganya tetap menyempatkan diri di akhir pekan untuk mengikuti lomba debat tersebut.

Demikian tips yang bisa Rafie bagikan bagi kamu yang ingin terjun ke dunia debat. Tapi yang paling utama dari semuanya adalah memulainya. Just do it!

“Memulai hal baru harus dengan semangat!” pungkas Rafie.

Artikel ini kiriman Mahasiswa Komunikasi USU. (sdf/mk)