Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 16 Nov 2021 11:19 WIB

Gelar Customer Gathering 2021, Inalum Dukung Pemerintah Percepat Hilirisasi Industri Nasional


					Buyer Gathering Inalum di Jakarta. Perbesar

Buyer Gathering Inalum di Jakarta.

Medankinian.com, Jakarta- PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) INALUM mengajak mitra dan pelanggan dari perusahaan untuk membuka paradigma baru terkait industri bisnis aluminium nasional dan global serta bersiap untuk berkolaborasi dalam perjalanan ekonomi Indonesia yang kini fokus dalam menyebarkan kebermanfaatan yang berkelanjutan dan pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan INALUM dalam perhelatan tahunan Customer Gathering 2021 yang dilaksanakan hari Kamis, 11 November 2021 di Financial Club Jakarta.

Direktur Operasi dan Portofolio, Danny Praditya dalam sambutannya menyebut bahwa untuk menjadi bagian dalam perjalanan ekonomi nasional dan kemajuan bangsa baik hari ini, esok dan di masa yang akan datang, INALUM berupaya pada percepatan hilirisasi dan peningkatan nilai tambah serta sustainable benefit melalui sejumlah aksi korporasi strategis antara lain melalui pembangunan smelter baru, efisiensi operasional dan implementasi ESG.

“Langkah INALUM kedepannya harus berbasis ESG yaitu Environmental, Social dan Governance. Karena dunia sudah bergerak menuju ke era ESG, era Karbon. Tentunya INALUM harus menjadi salah satu yang terdepan untuk ini. INALUM harus siap untuk menjadi Climate-Competent, Climate Conscious dan Climate Resilience yang dibarengi dengan tata kelola yang solid dan firm. Dengan kolaborasi dengan mitra dan pelanggan, INALUM dapat mewujudkan sustainable business dan sustainable benefit and better future, untuk kemajuan Indonesia dan untuk kemajuan industri dunia” ujar Danny.

Salah satu pelanggan INALUM yaitu PT ALFO CITRA ABADI menyampaikan wujud rasa terima kasihnya kepada PT INALUM (Persero) atas dukungan komersil yang diberikan dan komitmen INALUM dalam hal kualitas yang menjadi kunci bagi semua pelanggan INALUM dalam memproduksi barang yang bermutu. terutama perusahaan ALCA METALS yang dapat menembus pasar Internasional.

“Dalam hal ini kami sangat yakin produk INALUM merupakan yang terbaik karena telah melalui continuous-development selama puluhan tahun dan juga telah memiliki pengalaman untuk memproduksi aluminium dengan kualitas terbaik. Kami selalu bangga mengatakan kepada pelanggan kami, kepada calon pelanggan kami bahwa ALCA tumbuh bersama INALUM yang merupakan partner kami. INALUM telah memainkan peran penting dalam
sepak terjang ALCA METALS dalam menembus pasar dunia dan mampu bersaing secara kualitas kepada negara lain yang pada dasarnya lebih maju secara infrastruktur dan teknologi”, ujar Paidy Lukman melalui saluran virtual.

Acara customer gathering ini dihadiri oleh jajaran direksi dan Top Management Holding Industri Pertambangan MIND ID dan INALUM serta dihadiri oleh perwakilan pemerintah yaitu Sri Bimo Pratomo selaku Koordinator Fungsi Industri Logam Bukan Besi Kementrian Perindustrian RI; Yudi Prabangkara selaku Asdep Industri Pendukung Infrastruktur Kemenko Marves RI, dan Bambang Riswanda selaku Koordinator Asdep bidang MINERBA ESDM RI yang bergabung melalui kanal virtual.

Diketahui saat ini PT INALUM (Persero) sebagai perusahaan BUMN sedang melakukan beberapa aksi korporasi strategis antara lain Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung, Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, dan Pembangunan Aluminium Remelt IAA. Proyek strategis tersebut diharapkan bisa membuat INALUM mampu memenuhi kebutuhan pasar aluminium yang masih memiliki potensi besar di Indonesia dan Regional.

(mk/sdf)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Ajang Indonesia City Expo APEKSI di Padang, Bobby Nasution Borong Produk UMKM

9 Agustus 2022 - 14:40 WIB

Ekonomi RI Bertumbuh Walau Inflasi Global Meningkat Akibat Perang Rusia vs Ukraina

26 Juli 2022 - 16:27 WIB

Harga Cabai Tak Kunjung Turun, KPPU: Pedagang Besar Jangan Mainkan Harga!

26 Juli 2022 - 15:17 WIB

Ini Keputusan yang Diambil pada RDG BI

22 Juli 2022 - 07:01 WIB

Industri Kecil di Medan Dilatih Membatik

15 Juli 2022 - 14:09 WIB

Currency Bisa Jadi Alat Tukar uang Sah

13 Juli 2022 - 18:50 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis