Menu

Mode Gelap

Medan · 14 Jun 2022 21:22 WIB

Berobat Pakai e-KTP, BPJS Kesehatan Diminta Sosialisasi Secara Masif


					Berobat Pakai e-KTP, BPJS Kesehatan Diminta Sosialisasi Secara Masif Perbesar

Medankinian.com, Medan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd meminta agar pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan sosialisasi secara masif agar rumah sakit yang menjadi provider maupun mitra BPJS Kesehatan tidak lagi menjadikan kartu BPJS sebagai syarat berobat.

“Kita berharap pihak BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi massif agar tidak ada kendala di lapangan. Pihak rumah sakit yang menjadi mitra BPJS Kesehatan tidak lagi mempersulit peserta yang harus menjadikan kartu BPJS sebagai syarat berobat, cukup dengan menggunakan KTP elektronik (e-ktp) peserta sudah bisa berobat,”ujar Dhiyaul Hayati, Selasa (14/6/2022).

Hal ini lantaran yang terjadi di lapangan, kata Dhiyaul, masih banyak masyarakat yang bingung karena provider rumah sakit kerap mempertanyakan kartu BPJS. Sementara BPJS Kesehatan sudah melaunching diberlakukannya NIK KTP sebagai tanda kepersertaan.

Politisi PKS ini menambahkan, BPJS harus sudah melakukan langkah-langkah efisien untuk mempermudah peserta mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Terutama peserta gratis dari APBN maupun APBD.

“Meski pun saat ini ada aplikasi JKN mobile dan Chika BPJS Kesehatan bisa telegram, tapi masih banyak peserta yang mengeluh kesulitan memperoleh pelayanan dari rumah sakit,” kata dewan yang duduk di Komisi III DPRD Medan ini.

Dhiyaul berharap dengan dilakukannya sosialisasi secara masif oleh BPJS Kesehatan, akan mempermudah pengecekan apakah warga terdaftar sebagai peserta atau tidak.
“Sehingga dengan diterapkannya NIK sebagai kepesertaan BPJS, warga yang terdaftar tidak lagi kesulitan berobat di rumah sakit yang menjadi mitra BPJS Kesehatan,”harapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya program penerapan NIK sebagai nomor identitas peserta BPJS Kesehatan telah dilaunching pada 26 Januari 2022. Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor identitas tunggal peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Pemanfaatan NIK ini dilakukan untuk mencegah duplikasi data dalam proses pendaftaran JKN-KIS. (sdf/mk)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bobby Nasution Ajak Masyarakat Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan, Silaturahmi, dan Berbagi

10 April 2024 - 10:20 WIB

Ditengah Kemeriahan Malam Takbiran, Ada Petugas Kebersihan Yang Selalu Siaga Membersihkan Sampah

9 April 2024 - 22:26 WIB

Semarak Pawai Kendaraan Meriahkan Malam Takbiran Idul Fitri 1445 H, Bobby Nasution Berharap Masyarakat Mendapatkan Keberkahan

9 April 2024 - 21:11 WIB

Stok Vaksin di Puskesmas Medan Kosong, Dua Bulan Bayi tak Imunisasi

8 April 2024 - 22:50 WIB

Penarik Ojol Dukung Program Bobby Gratiskan Parkir di Kawasan Non e- Parking, Selama Ini Hanya Meresahkan

8 April 2024 - 21:37 WIB

Siap Sambut Wisatawan libur lebaran, Penutupan Medan Zoo Ditunda Sampai Setelah Lebaran

7 April 2024 - 16:53 WIB

Trending di Medan