Menu

Mode Gelap

Medan · 8 Mei 2022 21:07 WIB

Miris! Honor Guru di Medan Masih Minim


					Miris! Honor Guru di Medan Masih Minim Perbesar

Medankinian.com, Medan – Pemerintah telah menetapkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei. Kendati setiap tahun memperingati Hardiknas, ironinya masih banyak tenaga pengajar atau guru honorer belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Seperti di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Sekitar 3000-an lebih guru honor di Sekolah Dasar Negeri dan SMPN masih memperoleh gaji di bawah Upah Minimum Kota (UMK), berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 jutaan. Bahkan ada yang menerima Rp 400 ribuan sebulannya.

“Dengan penghasilan yang kecil, tentu guru honorer sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Padahal guru merupakan ujung tombak pendidikan untuk mencerdaskan bangsa. Dengan gaji yang masih di bawah standar upah minimum, bagaimana mungkin kita mengharapkan mereka fokus untuk mendidik anak bangsa. Selain itu faktanya guru  honorer juga telah berjasa dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional,”kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd, Minggu (8/5/2022).

Untuk itu pada APBD 2023 nanti menjadikan peningkatan kesejahteraan guru ini sebagai  prioritas anggaran. Sudah sewajarnya karena termasuk urusan wajib pemerintah yakni pelayanan dasar.

“Hal ini merupakan kebijakan Pemko Medan untuk memberi kesejahteraan bagi tenaga pendidik, mereka layak mendapatkan upah sesuai UMK,” ungkap anggota Komiai III DPRD Kota Medan ini.

Dhiyaul mengharapkan, peringatan Hardiknas dijadikan sebagai momentum oleh pemerintah untuk mengevaluasi mutu pendidikan dan menyoroti kembali nasib tenaga pendidik terutama para guru yang masih berstatus honorer.

“Bukan saja status honorernya, namun kesejahteraan atau kelayakan upah guru mereka juga harus dicari solusinya. Tujuan Nasional mencerdaskan kehidupan bangsa tidak diimbangi dengan prioritas anggaran untuk kesejahteraan para guru,” sebutnya lagi.

Ke depannya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini akan memperjuangkan anggaran Tahun 2023 agar gaji guru honor sesuai UMK. “Kita akan memperjuangkan agar gaji guru honor sesuai UMK dan ditampung pada APBD Tahun Anggaran 2023,”pungkasnya. (sdf/mk)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

PT KAI Eksekusi Rumah Mantan Anggota TNI AD Tanpa Ada Keputusan Inkrah dari PN

11 Agustus 2022 - 19:57 WIB

Disdik Medan Gelar Assessment Tingkat SD & SMP Calon Kasek

11 Agustus 2022 - 19:53 WIB

DPRD Medan Akan Siapkan Produk Hukum Eksploitasi Anak

11 Agustus 2022 - 19:45 WIB

Dua Ulama Besar Apresiasi Ketua DPRD Kota Medan

11 Agustus 2022 - 19:35 WIB

Dinilai Ganggu Lalin dan Pejalan Kaki, Dishub Medan Diminta Perhatikan Halte Trans Metro Deli

9 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Warga Masyhur Tuding Lapangan Sejati Bukan Aset Pemko

8 Agustus 2022 - 19:22 WIB

Trending di Medan