Menu

Mode Gelap

Medan · 7 Mar 2022 19:23 WIB

Atasi Banjir, OPD Diminta Pahami Keinginan Kolaborasi ala Bobby Nasution


					Atasi Banjir, OPD Diminta Pahami Keinginan Kolaborasi ala Bobby Nasution Perbesar

Medankinian.com, Medan– Dalam penanganan banjir, Wali Kota Medan Bobby Nasution menekankan akan pentingnya dilakukan kolaborasi antar organissi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemko Medan.

Artinya, kolaborasi yang dilakukan tidak hanya sebatas semangat untuk bekerja bersama-sama tapi juga harus dimaknai bagaimana pelaksanaan teknisnya dapat dilakukan sehingga penanganan banjir yang dilakukan memberikan hasil maksimal.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu sudah membuktikan saat digelarnya gotong royong bersama membersihan aliran Sungai Selayang, mulai aliran yang melintasi Jalan Sei Belutu hingga Jalan Dr Mansyur yang mengalami penyempitan dan pendangkalan. Pengerjaan yang dilakukan mulai sejak pagi hingga petang itu memberikan hasil maksimal, selain bersih dari sampah, air sungai pun kini mengalir dengan lancar.

Pembersihan Sungai Selayang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan berkolaborasi dengan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) serta jajaran dari 6 kecamatan yakni Medan Selayang, Medan Sunggal, Tuntungan, Johor, Maimun dan Polonia. Selain pembersihan dilakukan secara manual, juga didukung dengan 8 unit alat berat milik Dinas PU. Kolaborasi seperti ini lah diharapkan Bobby Nasution dapat terus dilakukan OPD terkait.

Sebelumnya, saat banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Medan menyusul tingginya intensitas hujan, Bobby Nasution sempat kecewa. Di saat masyarakat diterpa banjir, OPD terkait hanya segelintir yang terlihat di lapangan. Padahal orang nomor satu di Pemko Medan itu tanpa mempedulikan hujan, terus menerobos genangan air hingga jelang Subuh guna melihat kondisi banjir yang terjadi sekaligus mengindentifikasi permasalahan utamanya untuk diambil solusi mengatasinya.

Terkait itu, Bobby Nasution saat memimpin rapat terkait penanganan banjir di Balai Kota Medan. Selain minta kepada Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) segera mengambil tindakan tegas kepada pejabat yang tidak peka terhadap banjir, juga kembali menekankan agar OPD terkait harus berkolaborasi untuk menangani banjir tersebut.

Akademisi dari FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Indra Fauzan SHI MSoc Sc PhD sangat mendukung penekanan Bobby Nasution akan pentingnya kolaborasi antar OPD terkait dalam menangani persoalan banjir di Kota Medan. Ia menilai penekanan pentingnya kolaborasi bisa dimaknai sebagai sebuah tindakan yang harus dilakukan para OPD terkait.

Dikatakan Indra, OPD terkait harus saling koordinasi dan kolaborasi. Koordinasi utama, imbuhnya, tentunya di tangan Dinas PU yang menjadi sentra dalam kolaborasi penanganan banjir tersebut. Selanjutnya, bilangnya, OPD terkait harus secepatnya mengeksekusi kolaborsi tersebut, seperti ada tindakan lewat rapat rapat internal, eksekusi lapangan dan lain lain.

“Jadi arahan yang disampaikan Pak Wali Kota tidak hanya sekedar arahan saja, tapi harus terus dilakukan. Kita bisa melihat kekecewaan Pak Wali Kota terhadap lambannya koordinasi dan kolaborasi antar OPD,” kata Indra saat dihubungi Minggu (6/3).

Kemudian Indra mengingatkan, menyelesaikan satu masalah tidak bisa dikerjakan sendiri, terutama persoalan banjir, dibutuhkan kolaborasi, menghilangkan ego sektoral serta memutus birokrasi berbelit. “Makna kolaborasi dari Wali kota sangat jelas, jika semua pihak bekerjasama, semua dari kita bisa menjadi pahlawan untuk kota ini, terkhusus masalah banjir yang saat ini sedang terjadi,” ungkapnya.

Sangat jelas sekali, kata Indra, Wali Kota melihat koordinasi dan kolaborasi antar OPD, terutama terkait penanganan banjir belum optimal. Wali Kota, bilangnya, membutuhkan aksi nyata dari para pemangku kepentingan sekaligus tes awal bagi kepala OPD baru, terutana Dinas PU.

“Perlu peningkatan koordinasi dan kolaborasi dari mulai tingkat atas sampai ke bawah. Selain itu kolaborasi juga mengajak semua unsur baik media, komunitas, masyarakat, stakeholder dan pengusaha untuk Bersama-sama peduli dengan masalah banjir,” paparnya.

(Mk/sdf)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

PT KAI Eksekusi Rumah Mantan Anggota TNI AD Tanpa Ada Keputusan Inkrah dari PN

11 Agustus 2022 - 19:57 WIB

Disdik Medan Gelar Assessment Tingkat SD & SMP Calon Kasek

11 Agustus 2022 - 19:53 WIB

DPRD Medan Akan Siapkan Produk Hukum Eksploitasi Anak

11 Agustus 2022 - 19:45 WIB

Dua Ulama Besar Apresiasi Ketua DPRD Kota Medan

11 Agustus 2022 - 19:35 WIB

Dinilai Ganggu Lalin dan Pejalan Kaki, Dishub Medan Diminta Perhatikan Halte Trans Metro Deli

9 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Warga Masyhur Tuding Lapangan Sejati Bukan Aset Pemko

8 Agustus 2022 - 19:22 WIB

Trending di Medan