Menu

Mode Gelap

Medan · 24 Des 2021 16:20 WIB

Viral ! Pengendara Mobil Prado Aniaya Anak di Depan Minimarket


					Viral ! Pengendara Mobil Prado Aniaya Anak di Depan Minimarket Perbesar

Medankinian.com, Medan – Video yang menunjukkan pemukulan terhadap seorang pengendara sepeda motor yang sedang parkir di parkiran minimarket Jalan Pintu Air IV Medan Tuntungan, viral di media sosial.

Dilihat dari video yang Beredar, Kamis (23/12/2021) siang, awalnya pengendara motor memarkirkan kendaraannya persis di depan toko minimarket.

Tak lama berselang, satu unit mobil Toyota Prado datang dan berhenti persis di belakang sepeda motor. Detik berikutnya, pemilik sepeda motor yang merupakan seorang lelaki berpeci keluar dari toko.

Karena kendaraannya tak bisa keluar terhalang mobil, laki-laki berpeci itu tampak melihat ke arah mobil berhenti. Tak diduga, seorang pria yang diduga pengemudi mobil menghampiri dan langsung menampar, memukul, dan menendang korban.

Aksi pemukulan ini terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitar minimarker dan begitu tersebar menjadi viral. Video ini diunggah oleh akun Facebook @Arsyad Mahmud Lubis, pada Rabu (22/12/2021).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya akan mengecek laporan video viral ini untuk selanjutnya melakukan penyelidikan. “Kita cek dulu,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi meminta pengendara mobil Toyota Prado hitam untuk segera menyerahkan diri. Itu perlu dilakukan untuk mempermudah atau mempercepat proses penyelidikan yang tengah dilakuka pihak kepolisian

“Ya, kita imbau segera menyerahkan diri untuk mempercepat proses penyelidikan,” kata Wahyudi, Jumat (24/12/2021) siang.

Menurut Hadi, saat ini Polrestabes Medan sedang menyelidikan video viral seorang pengendara mobil Prado menganiaya seorang anak secara semena-mena.

“Bukti-bukti telah kita kumpulkan dan keterangan saksi. Saat ini, sedang dalam proses penyelidikan,” tegasnya.

Diketahui korban seorang anak di bawah umur berinisial FAL (16), warga Jalan Pintu Air IV Medan. Korban masih duduk di bangku kelas 12 SMA Al Azhar.

Ibu korban, Inna (44) menceritakan kejadian pilu yang dialami anaknya bermula ketika FAL mengendarai sepeda motor ke luar rumah untuk belanja ke minimarket dan selanjutnya menunaikan ibadah Salat Magrib, pada Kamis (16/12/2021) sore sekitar pukul 18.00 WIB. Korban memakai peci, lalu beranjak pergi dari rumah.

“Anak saya pergi ke Indomaret, belanja, pulang dari Indomaret mau ke masjid, dia mau salat magrib,” ujarnya kepada wartawan.

Sesampainya di dalam minimarket, kata ibu korban, salah seorang karyawan menyampaikan bahwa sepeda motor yang dikendarai korban tertabrak mobil.

“Keluarlah anak saya siap dia belanja, dia hanya bilang pak tolong geser mobil karena kan udah mentok (sepedamotornya) gak bisa (keluar) takut pula lecet mobil orang,” kata Inna.

Namun, pengemudi mobil tersebut langsung naik pitam dan malah menghajar sang anak.

“Bapak itu langsung turun dari mobil ngomong sopan kali kau, ditamparnya, sepaknya dan caci makilah,” lirih ibu korban.

Pelaku terus mengintimidasi korban dengan semena-mena, sedangkan korban tak bisa berbuat banyak.

“Anak saya orangnya pendiam, dia diam aja. Saya bilang kenapa gak dilawan, dia bilang karena pikir orang tua dia gak berani, takut melawan orangtua,” kata Inna.

Pegawai minimarket yang melihat pemukulan itu mencoba melerai, tapi malah takut setelah pelaku mengancam. Hingga akhirnya, warga sekitar ramai datang pelaku lalu pergi meninggalkan lokasi.

“Setelah beberapa kali dipukul datanglah orang Indomaret melerai, tapi takut juga dia (pegawai Indomaret), gak lama ramai orang baru bantu,” ungkapnya.

Akibat penganiayaan ini, korban mengalami memar di bagian pipinya, dan nyeri di bagian telinga.

Atas kejadian ini pihak keluarga korban langsung membuat laporan ke Polrestabes Medan meminta agar pihak berwajib memproses kasus ini.

Ibu korban berharap agar pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami minta dia dipenjarakan agar jadi pelajaran, jangan semena-mena terhadap orang bawah,” tandasnya.

Budi Sitepu Kepala Lingkungan II Kelurahan Kwala Belaka Medan, membenarkan aksi penganiayaan ini terjadi di lingkungannya.

“Dari video yang beredar penganiayaan ini terjadi saat korban minta tolong menggeser mobil, karena korban mau keluar,” ucapnya. (red/mk)

 

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

OJK Apresiasi Capaian TPAKD Sumut

1 Desember 2022 - 21:56 WIB

Dhiyaul Hayati Apresiasi Program UHC

1 Desember 2022 - 21:45 WIB

F Demokrat DPRD Medan Minta Pemko Fokus Tangani Atlet Muda Berprestasi

1 Desember 2022 - 21:42 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Medan Minta Pemko Perhatikan Kesejahteraan Atlet

1 Desember 2022 - 21:38 WIB

Hasyim Ingatkan BPJS Kesehatan Awasi Pelayanan RS Ditingkatkan

1 Desember 2022 - 21:33 WIB

Usbat Medan Mantap Dukung Ganjar Pranowo Nyapres

1 Desember 2022 - 19:36 WIB

Trending di Medan