Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 30 Apr 2021 17:10 WIB

Ingatkan Bonus Demografi, Mendagri Imbau Pemerintah Daerah Permudah Izin Berusaha


					Ingatkan Bonus Demografi, Mendagri Imbau Pemerintah Daerah Permudah Izin Berusaha Perbesar

Medankinian.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan agar pemerintah daerah mempermudah perizinan bagi investor yang hendak berusaha. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan lapangan kerja bagi penduduk Indonesia yang mengalami bonus demograsi. Pasalnya, kondisi ini membuat jumlah angkatan kerja yang dimiliki Indonesia melimpah, sehingga perlu diwadahi dengan lapangan kerja yang memadai.

Mendagri menjelaskan, bonus demografi akan menjadi keuntungan bagi percepatan pembangunan, bila sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki unggul dan ketersediaan lapangan kerja mencukupi. Namun hal ini juga dapat menjadi persoalaan demografi bila yang terjadi justru sebaliknya, yakni SDM tak memiliki daya saing dan lapangan kerja terbatas.

“Akhirnya ini menjadi permasalahan kriminal dan lain-lain, gangguan keamanan, konflik sosial,” ujar Mendagri, saat memberi arahan kepada kepala daerah pada Rapat Koordinasi Gubernur dan Bupati/Wali Kota terkait peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dan percepatan penegasan batas daerah, di Gedung C Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri, Jumat (30/4/2021).

Mendagri mengungkapkan, pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 salah satu yang diinginkan presiden, yakni membuka lapangan kerja secara luas.

Untuk merespons itu, selain membenahi sektor pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur, Presiden Joko Widodo telah melakukan langkah berupa perbaikan regulasi dengan diterbitkannya UU Cipta Kerja dan reformasi birokrasi. Perbaikan regulasi dan birokrasi itu, merupakan upaya untuk memudahkan investor dalam mengurus perizinan berusaha dan berinvestasi.

Untuk mendukung investasi, Mendagri menegaskan, kepala daerah agar membuat tim untuk mendata peraturan-peraturan daerah yang dinilai menghambat iklim investasi. Menurutnya, selain faktor keamanan, infrastruktur, dan situasi politik, para investor juga membutuhkan adanya kepastian hukum serta kemudahan untuk membuka usaha.

 

Keberadaan swasta, kata Mendagri, dinilai penting untuk membuka lapangan kerja secara luas. Terlebih, di tengah kondisi pandemi yang masih berlangsung, membuat kondisi keuangan baik APBN maupun APBD mengalami penurunan, sehingga sukar membuka lapangan kerja bagi masyarakat. “Peran Swasta menjadi sangat kunci, swasta menjadi motor yang sangat penting untuk menyiapkan lapangan kerja,” kata Mendagri.

(MK/wik/)

 

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok Kembali Turun, Sumut Akan Kembali Membukukan Deflasi

19 Juli 2024 - 15:42 WIB

Ekonomi China Melambat, Bukan Hanya Menekan Ekspor Sumut Tetapi Juga Minyak Goreng

16 Juli 2024 - 17:12 WIB

Harga Migor Diwacanakan Naik, Berikut Hitungan Harga Keekonomiannya

10 Juli 2024 - 17:45 WIB

Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, Harapan Deflasi Sumut Mengecil

9 Juli 2024 - 15:37 WIB

Harga Cabai, Bawang Dan Daging Ayam Di Bulan Juli Berpeluang Lebih Rendah Dari Juni

9 Juli 2024 - 09:35 WIB

Jadi Yang Terkuat Di Asia, Rupiah Tekan US Dolar Di bawah Level 16.300

5 Juli 2024 - 16:47 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis