War Tiket Haji Bikin Jemaah Khawatir, Menhaj Irfan Yusuf Bilang Begini!

Medankinian.com, Medan– Wacana war tiket haji bikin heboh dan menimbulkan kekhawatiran bagi jemaah.

Menyahuti kehebohan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Moch. Irfan Yusuf, memberikan klarifikasi.

Dirinya dengan dengan tegas menjawab isu skema perebutan atau war tiket haji yang sempat memicu keresahan jemaah.

Menhaj menegaskan bahwa hal tersebut saat ini masih sekadar wacana dan tidak akan menghapuskan antrean jemaah yang sudah terdaftar selama bertahun-tahun.

“Itu masih wacana. Jadi, jemaah nggak perlu takut. Tidak ada antrean yang dihanguskan. Baik jemaah yang sudah antre 5, 10, hingga 15 tahun, tidak perlu khawatir,” ujar Menhaj usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan, kemarin.

Wacana ini muncul sebagai salah satu upaya Kementerian Haji untuk mencari terobosan dalam menyikapi persoalan antrean haji Indonesia yang dinilai sudah terlalu panjang.

Meski demikian, Menhaj menekankan bahwa setiap kebijakan baru membutuhkan proses pengkajian yang mendalam bersama para stakeholder.

Di antaranya dialog dengan Komisi VIII DPR RI untuk pengawasan regulasi dan aspek sosial keagamaan.

Pun, perlu ada koordinasi dengan agen perjalanan dan penyedia layanan.

Selain memikirkan skema internal, pemerintah Indonesia juga terus berupaya mencari solusi eksternal.

Salah satu usulan yang sedang dijajaki adalah penggunaan kuota haji dari negara tetangga yang sering kali tidak terserap maksimal.

Namun, Menhaj mengungkapkan bahwa pemerintah Arab Saudi saat ini masih menunjukkan sikap tertutup terhadap pola penggunaan kuota lintas negara tersebut.

“Kita pernah jajaki, tapi pemerintah Saudi masih belum welcome dengan pola ini. Nanti kita coba bicarakan lagi,” tambahnya. (MK/Sdf)