Tinjau Venue Muktamar 2027: Rektor UMSU Dampingi Ketum PP Muhammadiyah dan Kapolri
Medankinian.com, Medan- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau progres pembangunan venue Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah 2027 di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Peninjauan dilakukan pada Senin (28/9) di Kampus Terpadu Jalan Dwikora, Pasar VI, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Turut hadir Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dan Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD), Sp.PD, Para Wakil Rerktor dan Ortom Muhammadiyah.
Peninjauan tersebut dilakukan usai melakukan pembukaan PKKMB UMSU 2026, untuk melihat secara langsung kesiapan sejumlah fasilitas utama Muktamar Muhammadiyah ke-49 dan Muktamar ‘Aisyiyah di Sumatera Utara pada 2027 dan penanaman pohon durian secara simbolis.
Pada kunjungan ini, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si berharap dukungan Kapolri dan berbagai pihak untuk pembangunan ini. Menurutnya, Kampus Terpadu UMSU tidak hanya ditujukan untuk kepentingan penyelenggaraan muktamar Muhammadiyah Aisyiyah 2027, tapi menjadi investasi jangka panjang bagi pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
“Kami memohon dukungan yang tulus untuk gedung ini. InsyaAllah ini menjadi investasi bagi usaha Indonesia Emas dan mencerdaskan bangsa. Karena selesai Muktamar, setelah itu akan dipakai sebagai fasilitas kampus yang InsyaAllah akan menjadi kampus terpadu,” ujarnya.
Dia mengatakan keberadaan fasilitas baru tersebut semakin penting seiring perkembangan UMSU dan pertumbuhan jumlah mahasiswa.
“Apalagi mahasiswa UMSU sudah mencapai 30 ribu dan akan semakin bertambah. InsyaAllah kami memberi maslahat untuk masyarakat,” katanya.
Berbagai fasilitas yang dibangun untuk mendukung Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah 2027 nantinya tetap memiliki fungsi strategis setelah muktamar berakhir, khususnya dalam menunjang kegiatan pendidikan, keagamaan, olahraga, dan aktivitas akademik di Kampus Terpadu UMSU.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya melihat kesiapan penyelenggaraan muktamar. Ia berharap agenda besar Muhammadiyah tersebut dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses.
“Tentunya kita saat ini akan mengecek dan kita mengharapkan agar perjalanan Muktamar bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” kata Listyo Sigit.
Kapolri juga berharap Muktamar Muhammadiyah mendatang dapat menghasilkan kepemimpinan yang baik dan menjadi teladan bagi masyarakat.
“Tentunya ke depan juga menghasilkan pimpinan-pimpinan yang bagus dan bisa menjadi teladan, serta terus menjaga agar Muhammadiyah ini bisa memberikan kontribusi baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd memaparkan perkembangan pembangunan Kampus Terpadu UMSU sekaligus sejumlah venue yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan muktamar. Kata Rektor, progres pembangunan Auditorium Berkemajuan telah mencapai 75,2 persen dengan kapasitas 7000 pengunjung.
Sementara pembangunan Masjid K.H. Ahmad Dahlan mencapai 47,3 persen dan Sporthall Walidah telah mencapai 96,6 persen kapasitas 2500 orang.
Kunjungan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Kapolri tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Muktamar Muhammadiyah ke-49 dan Muktamar ‘Aisyiyah 2027.
Kampus Terpadu UMSU dipersiapkan menjadi salah satu pusat kegiatan muktamar dengan dukungan berbagai fasilitas berskala besar. Pembangunan Auditorium Berkemajuan, Masjid K.H. Ahmad Dahlan, dan Sporthall Walidah diharapkan tidak hanya menyukseskan pelaksanaan muktamar, tetapi juga meninggalkan warisan fasilitas pendidikan yang dapat dimanfaatkan UMSU dan masyarakat dalam jangka panjang. (MK/Sdf)