Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Sinabung, Hadi Suhendra Sarankan Pemko Liburkan Sementara Siswa Sekolah
Medankinian.com, Medan – Pimpinan DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, Hadi Suhendra SH, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melakukan antisipasi atas dampak dari erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo yang terjadi, Senin (31/8/2026) pagi.
Menurut Wakil Ketua DPRD Medan dari Dapil Medan Utara itu, tingginya kolom abu yang mencapai 3.500 meter tersebut tidak boleh diabaikan oleh Pemko Medan meskipun radius Gunung Sinabung ke Kota Medan berkisar 90km.
“Hari ini kita lihat dari informasi yang tersebar secara luas, Gunung Sinabung mengalami erupsi, bahkan kolom abunya mencapai 3.500 meter atau 3,5 km. Hal ini harus diantisipasi oleh Pemko Medan,” ucap Hadi Suhendra.
Dikatakan politisi Partai Golkar yang akrab disapa Suhendra itu, sejatinya Pemko Medan harus mewaspadai tingginya kolom abu yang dihasilkan oleh erupsi Gunung Sinabung. Pasalnya, abu tersebut berpotensi terbawa hingga ke Kota Medan dan mengganggu kesehatan masyarakat.
“Khususnya berpotensi pada gangguan kesehatan anak-anak kita. Kita khawatir anak-anak kita terganggu kesehatannya akibat dampak abu yang dihasilkan dari erupsi Gunung Sinabung ini. Berbagai penyakit bisa ditimbulkan, salah satunya ISPA yang rentan dialami oleh anak-anak,” ujarnya.
Berangkat dari hal itu, Hadi Suhendra meminta Pemko Medan mempertimbangkan untuk meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk tingkat TK/PAUD, SD maupun SMP.
“Saya fikir Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) perlu meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah sembari kita memantau bagaimana perkembangan erupsi Gunung Sinabung. Bila kondisinya sudah membaik, maka kegiatan belajar mengajar dapat dilanjutkan kembali,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Gunung Sinabung mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Bahkan, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo sempat terpantau mengeluarkan kepulan asap tebal dari kawahnya.
Menurut Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, Pusat Vulkanologi Motivasi Bencana Geologi (PVMBG), Armen Putra, menyebutkan erupsi terjadi pada pukul 10.17 WIB. Erupsi tersebut menjulang tinggi hingga 3.500 m diatas puncak gunung atau sekitar 5960 diatas permukaan laut. (sdf/mk)