Menu

Mode Gelap

Medan · 9 Agu 2022 14:57 WIB

Dinilai Ganggu Lalin dan Pejalan Kaki, Dishub Medan Diminta Perhatikan Halte Trans Metro Deli


					Dinilai Ganggu Lalin dan Pejalan Kaki, Dishub Medan Diminta Perhatikan Halte Trans Metro Deli Perbesar

Medankinian.com, Medan – Anggota Badan Anggaran DPRD Medan, Syaiful Ramadhan menilai Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum memberikan rasa nyaman bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi umum seperti terkait pengaturan halte dan marka pemberhentian Bus Rapid Transit (BRT) Trans Metro Deli.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan menyampaikan hal ini dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD TA 2022.

“Ini menjadi catatan kita di lapangan, kita minta Pemerintah Kota Medan untuk lebih serius menata pasilitas umum seperti halte dan marka tempat pemberhentian BRT Trans Metro Deli,” kata Syaiful kepada wartawan di Medan, Selasa (9/8/2022).

Pria yang menjabat Ketua Fraksi PKS DPRD Medan ini mengatakan, jangan sampai program yang dilaksanakan malah menjadi pemborosan anggaran. “Pembuatan halte dan marka jalan untuk BRT ini tentunya menggunakan anggaran yang tidak sedikit. Jika tidak ada manfaatnya kita khawatir ini hanya menjadi pemborosan anggaran saja, ” katanya

Di lapangan, kata Politisi Dapil 5 Kota Medan ini, banyak diantaranya pasilitas BRT ini masalah menjadi tempat parkir tepi jalan sehingga mengganggu lalu lintas dan para pejalan kaki. “Faktor kebiasaan ini jika terus dibiarkan dikhawatirkan tanpa penertiban akan memberikan efek yang tidak bagus kedepannya bagi perwajahan Kota Medan,” katanya.

Syaiful Ramadhan mengingatkan Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Medan untuk menertibkan halte/marka tempat pemberhentian BRT ini.

“Halte/marka itu masih tidak steril, sebab masih sering digunakan untuk tempat parkir tepi jalan” tegas Syaiful Ramadhan.

Pihaknya menyarankan, pihak Dinas Perhubungan melakukan pengawasan setiap hari, agar masyarakat yang ingin menaiki bus bisa nyaman dan tidak terjadi kemacetan.

“Dalam setiap program tentunya harus ada perencanaan dan target. Untuk itu perlu pengawasan dan evaluasi agar anggaran yang digunakan benar benar bermanfaat,” katanya. (sdf/mk)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pewarta Berikan Award kepada 10 Tokoh Sumut

5 Oktober 2022 - 20:59 WIB

DPRD Medan Sambut Baik Ranperda Pengelolaan BMD Diajukan Bobby

4 Oktober 2022 - 21:27 WIB

Tonjolkan Kota Medan Daerah Melayu, Gapura Batas Kota Diminta Dihiasi Ornamen Melayu Deli

4 Oktober 2022 - 21:22 WIB

FPKS Ingatkan Pengelolaan Aset Pemko Harus Lebih Baik

4 Oktober 2022 - 21:18 WIB

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Jasa Keuangan, OJK Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu

4 Oktober 2022 - 00:17 WIB

Walikota Medan Diminta Segera Wujudkan Pembangunan Islamic Center

3 Oktober 2022 - 17:10 WIB

Trending di Medan