Menu

Mode Gelap

Sumut · 21 Sep 2021 12:48 WIB

Aniaya dan Ancam Bunuh Santri, Oknum Pegawai Rutan Natal Dijebloskan ke Penjara


					Potongan video pegawai Rutan Natal Derman Gultom yang mengarahkan ponselnya ke warga saat akan dijebloskan ke dalam sel Polsek Natal. (Foto Tangkapan Layar) Perbesar

Potongan video pegawai Rutan Natal Derman Gultom yang mengarahkan ponselnya ke warga saat akan dijebloskan ke dalam sel Polsek Natal. (Foto Tangkapan Layar)

Medankinian.com, Medan – Kepolisian Resor Mandailing Natal (Madina) melalui Polsek Natal bergerak cepat mengamankan pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Natal Derman Gultom yang diduga melakukan penganiayaan dan mengancam bunuh seorang santri Pesantren Musthafawiyah Purba Baru.

Video saat Derman Gultom akan dijebloskan ke dalam sel Polsek Natal, pun beredar di kalangan jurnalis dan seketika menjadi viral.

Perihal viralnya video tersebut, dikarenakan Derman Gultom menunjukkan sikap angkuh dan arogansi kala berdada di depan sel.

Dilihat Selasa 21 September 2021, dalam video berdurasi 17 detik, tampak Derman Gultom memakai kemeja berwarna putih dan celana panjang hitam tanpa memakai masker digiring oleh seorang pria untuk masuk ke dalam sel.

Namun saat berada di depan sel, Derman Gultom terlihat sibuk dengan ponselnya. Dan dalam video itu terdengar suara yang meminta agar Derman Gultom melihat ke arahnya.

Namun, Derman Gultom justru mengarahkan ponselnya dan sambil berjalan ke arah suara tersebut, dan diperkirakan dia hendak mengabadikan atau mengambil foto dari asal arah suara.

Aksi Derman Gultom ini pun spontan membuat geram orang yang menyaksikan itu. Beberapa kata umpatan pun kemudian terdengar dalam video tersebut. Tak lama, Derman Gultom pun dimasukkan ke dalam sel.

Pegawai Rutan Natal, Derman Gultom yang diduga menganiaya dan mengancam bunuh seorang santri Pesantren Musthafawiyah bernama Said Rahman, dikabarkan telah ditangkap dan dijebloskan ke sel Polsek Natal pada Senin 20 September 2021 malam.

Kapolsek Natal AKP P Simatupang yang coba dihubungi belum menjawab.

Sebelumnya Kapolres Mandailing Natal AKBP Horas Tua Silalahi mengakui kasus itu sudah ditangani pihaknya.

“Mohon dukungan kepada semuanya untuk situasi tetap kondusif,” kata Horas.

(mk/sdf)

 

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anggota DPRD Padang Sidempuan minta jaminan bagi atlet berprestasi

29 November 2022 - 14:57 WIB

Gelar Operasi Katarak Gratis Semarakkan HUT ke-47 PT. INALUM (Persero)

28 November 2022 - 21:31 WIB

Antisipasi Tawuran Antarpelajar, Polres Sergai Laksanakan Penyuluhan ke Sekolah-sekolah

26 November 2022 - 12:45 WIB

Berkomitmen Memberikan Kontribusi, Inalum Raih 5 Kategori Penghargaan CSR Di Ajang Indonesia Sustainable Development Awards (ISDA) 2022

23 November 2022 - 11:24 WIB

Relawan Orang Muda Ganjar Berikan Bantuan Alat Pertanian ke Kelompok Tani di Batubara

23 November 2022 - 09:33 WIB

Banjir Landa Kabupaten Batu Bara, INALUM Turun Tangan Salurkan Bantuan

20 November 2022 - 15:45 WIB

Trending di Sumut