Menu

Mode Gelap

Sumut · 28 Mar 2021 08:57 WIB

Tanduk Sisa Penyembelihan Kambing Hutan Langka Akan Diamankan Sebagai Bukti


					Tanduk Sisa Penyembelihan Kambing Hutan Langka Akan Diamankan Sebagai Bukti Perbesar

Medankinian.com, Medan– Beredarnya Foto Penyembelihan Kambing Hutan di Akun Facebook Napompar Tano Pusako direspon oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara.

Kepala BBKSDA Sumut Hotmauli Sianturi mengatakan baru mendapat informasi terkait foto-foto yang beredar. Saat ini pihaknya mengaku sudah memerintahkan Kepala Seksi yang berada di Kisaran untuk mengecek ke lokasi.

“Saya baru mendapat informasi dari kawan-kawan, lagi ditelusuri oleh tim, apa itu baru atau postingan lama,”ungkap Hotmauli

Saat ditanya apakah kambing hutan merupakan hewan langka, Hotmauli menekankan bahwa kambing hutan merupakan hewan dilindungi.

Sementara Itu Kepala Desa Pematang Pangaduan Munte yang dihubungi wartawan mengatakan dirinya baru saja dihubungi oleh pihak BBKSDA terkait foto kambing hutan yang beredar di facebook

“Saya tadi baru saja dihubungi orang BBKSDA terkait foto kambing hutan yang beredar, mereka meminta agar saya untuk mengamankan, sisa tanduk dan yang lainnya sebagai barang bukti,”ujar Pangaduan.

“Kalau dilihat difoto yang ada, memang benar itu berada Dusun Napompar, Desa Pematang, Kecamatan Na XI-X, Kabupaten Labuhan batu Utara. Saya akan langsung ke lokasi tersebut,” katanya.

Sebelumnya penyembelihan kambing hutan langka itu viral di Akun Facebook Napompar Tano Pusako Jumat (26/3/2012). Dalam postingan tersebut pengunggah membuat keterangan dapotan hijee atau kambing hutan. Mari kita jaga alam labura.

Terkait beredarnya foto penyembelihan hewan langka kambing hutan, Direktur Yayasan Alam Liar Sumatera Haray Sam Munthe angkat bicara.

“kita sangat menyayangkan apa yang terjadi, saya memastikan bahwa foto penyembelihan kambing hutan dengan nama latinnya Capricornis crispus tersebut diambil di Dusun Napompar, Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara,”unjar Haray, Sabtu (27/3/2021)

“Selama berpatroli di hutan, saya bersama team sering melintasi Dusun Napompar, Desa Pematang. Di kawasan hutan desa tersebut banyak kami temukan jerat kambing hutan, apabila kami temukan jerat, pasti jerat tersebut kami hancurkan.”katanya.

Haray menambahkan saat ini kambing hutan sangat langka dibanding harimau.

“Menurut penelitian yang ada, kambing hutan lebih langka dari pada harimau,” tuturnya.

(MK/sdf)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pokkar AMPI Simpang Limun Merayakan HUT RI ke 77 di Danau Toba

19 Agustus 2022 - 14:43 WIB

Ribuan Emak-emak Sumut Serukan ‘Ganjar Presiden 2024

18 Agustus 2022 - 21:19 WIB

Merasa Kebal Hukum Memiliki Kewenangan Lebih, Oknum Kades dan Kelompoknya Rampas Tanah Tanpa Hak

16 Agustus 2022 - 18:57 WIB

OJK Laksanakan Edukasi Keuangan & Simpanan Pelajar di Kota Binjai

8 Agustus 2022 - 19:17 WIB

Ketum Forkolimat Hadiri Safari Subuh bersama Majelis Arafah

31 Juli 2022 - 18:45 WIB

Kunjungi Pasar Wisata Kawan Lama, Rahudman: Kearifan Lokal yang Harus Didukung

31 Juli 2022 - 18:37 WIB

Trending di Sumut