Menu

Mode Gelap

Medan · 17 Mar 2021 19:30 WIB

Bobby Nasution Akan Kembalikan Nilai Heritage di Kawasan Kesawan, Dimulai Dari Warrenhuis


					Gedung Warrenhuis akan direvitalisasi. | Foto: syaifullah defaza/medankinian Perbesar

Gedung Warrenhuis akan direvitalisasi. | Foto: syaifullah defaza/medankinian

Medankinian.com, Medan- Kawasan Kesawan Kota Medan dikenal sebagai pusat bangunan bersejarah. Namun kini banyak bangunan bersejarah yang telah berubah bentuk. Bahkan ada yang tak lagi berbentuk, terbengkalai tak terurus dan bersengketa.

Salah satu yang bangunan bersejarah adalah Warrenhuis. Konon, Warenhuis merupakan super market pertama di Kota Medan. Warenhuis dibangun pada 1916 oleh arsitek Jerman G Bos dan dibuka untuk umum pada 1919. Wali Kota Medan pertama waktu itu Daniel Baron Mackay yang meresmikan Warenhuis.

Informasi singkat Warrenhuis itu memang tertulis di bagian depan dinding gedung yang telah kusam, terkelupas oleh usia.

Bobby Nasution yang kini menjabat Wali Kota Medan tak mau melihat gedung syarat nilai warisan sejarah (Heritage) di Medan hancur begitu saja. Tak terurus, rusah digerus zaman.

Rabu (17/3/2021) siang, Bobby Nasution melihat lagi Warenhuis. Dia telah perintahkan kepada OPD terkait untuk mengurusi Warenhuis. Bobby minta Warrenhuis ditata lagi. Dikembalikan wujud aslinya. Arsitektur Warenhuis harus selamat. Maka petugas tampak sudah mulai melakukan pembersihan gedung.

“Sejak lama saya katakan, kawasan Kesawan ini harus dijadikan kawasan heritage. Gedung-gedung bersejarah kita pugar, jadi memang harus dimulai,” kata Bobby.

Kata Menantu Presiden Joko Widodo itu, kawasan di Jalan Ahmad Yani, Perniagaan atau Pajak Ikan Lama sudah akan dimulai revitalisasinya. Bahkan Dana Intensif Daerah (DID) untuk itu pun sudah ada.

“Kita telah berkolaborasi dengan kementerian jadi tinggal jalan karena DID juga sudah ada. Tapi kita saat ini harus selesaikan permasalahan sosial. Itu yang sedang tahap sosialisasi. Camat sudah mulai sosialiasikan hingga dua kali tentang kawasan Heritage di Kesawan. Perkim juga sudah kita minta untuk menseriusi penataan kawasan Kesawan ini,” papar Bobby.

Rencana Bobby, jika Warrenhuis telah direvitalisasi akan banyak manfaatnya. Misalnya memindahkan pelaku UMKM ke Warrenhuis.

Terlebih ada pro kontra UMKM atau tenant di kawasan Lapangan Merdeka. “Salah satunya bisa saja UMKM di sini (Warenhuis) tanpa mengubah bentuk aslinya. Saya akan ikut sosialisasi dan yakinkan masyarakat, bahwa revitalisasi kawasan Heritage di Kesawan untuk kepentingan masyarakat, bukan yang lain-lain,” lanjut Bobby.

Soal klim oknum terhadap Gedung Warrenhuis, Bobby bilang bahwa Pemko Medan telah punya sertifikat Hak Pakai dari BPN sejak 2018 lalu.

“Soal klaim, Pemko sudah punya kok Hak Pakainya. Kita kolaborasilah, yang klaim punya ini mau diapakan, harus jelas. Untuk apa diklaim pun tak digunakan, tak dibangun kan kita bahkan berhak menegur karena penataan kota tanggung jawab kita,” pungkas Bobby.

Soal sengketa Warrenhuis, Sumiadi Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengatakan bahwa Pemko Medan telah punya alas hak berupa Hak Pakai yang dikeluarkan BPN pada 2018 dengan nomor: 1653.

“Jadi Hak Pakai itu tanpa batas waktu selama untuk kepentingan dinas. Memang saat ini sudah masuk tahap Kasasi di MA dan kami yakin Pemko Medan menangi gugatan tersebut,” kata Sumiadi.

(MK/SDF)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Jumat Barokah, Ketua Pewarta Berbagi Sembako di Desa Utama Kolam

30 September 2022 - 16:03 WIB

Ketua Pewarta Minta Tangkap Pelaku Penganiayaan Wartawan di Marindal

29 September 2022 - 10:50 WIB

Oktober, Subsidi Ongkos Bakal Terealisasi

27 September 2022 - 21:42 WIB

Yuki Simpang Raya Tunggak PBB Rp1 Miliar, BPPRD Kota Medan Pasang Spanduk & Stiker 

27 September 2022 - 21:36 WIB

Hasyim Dukung Penuh Kehadiran FSBPK

27 September 2022 - 21:29 WIB

Ketua DPRD Medan Minta Disdik Transparan Data Guru Honor Non ASN

27 September 2022 - 21:24 WIB

Trending di Medan