Daddoa, YouTuber KBeauty Meninggal Dunia di Usia 29 Tahun, Pernah Curhat Soal Bullying

Medankinian.com, Korsel- Kabar duka datang dari dunia kecantikan digital. Daddoa, YouTuber KBeauty asal Korea Selatan, dilaporkan meninggal dunia pada usia 29 tahun.

Sosok yang dikenal sebagai pelopor konten kecantikan Korea ini meninggalkan duka mendalam bagi jutaan penggemarnya di seluruh dunia.
Kepergian Daddoa, yang memiliki nama asli Lee Da Sol, dikonfirmasi oleh agensinya, Leferi Beauty Entertainment.

Dalam pernyataan resmi, disebutkan bahwa Daddoa meninggal dunia pada 16 Desember 2025. Namun, pihak keluarga dan manajemen tidak mengungkap penyebab kematian serta meminta publik untuk tidak berspekulasi demi menghormati mendiang.

Pelopor Influencer KBeauty Generasi Pertama

Daddoa dikenal sebagai salah satu influencer KBeauty generasi pertama yang berperan besar dalam mempopulerkan tren makeup dan produk kecantikan Korea Selatan ke kancah global. Kanal YouTube miliknya telah diikuti oleh lebih dari 1,2 juta subscriber, yang setia mengikuti konten-konten seputar viral beauty hack, tutorial makeup, hingga transformasi kecantikan.
Sejak mulai aktif pada 2015, Daddoa konsisten menghadirkan konten dengan gaya lembut dan personal. Pendekatan tersebut membuatnya mudah diterima berbagai kalangan, termasuk penonton internasional. Bahkan, pada tahun yang sama, ia sempat dinobatkan sebagai beauty creator terbaik oleh Weibo China.

Perjalanan Karier dan Sempat Vakum

Dilansir dari Chosun, ketertarikan Daddoa terhadap dunia KBeauty berawal saat ia masih duduk di bangku SMA di Laos. Setelah kembali ke Korea Selatan, ia memutuskan untuk serius menjadi kreator konten kecantikan.
Namun pada 2021, Daddoa memilih untuk berhenti sementara dari dunia YouTube. Ia ingin fokus pada pendidikan dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana. Sayangnya, sejak saat itu Daddoa tidak pernah kembali aktif hingga kabar meninggal dunianya mengejutkan publik.

Pernah Terbuka Soal Pengalaman Bullying

Tak hanya dikenal lewat konten makeup, Daddoa juga menjadi sosok inspiratif berkat kisah hidupnya. Dalam sejumlah video lama, ia pernah secara terbuka membagikan pengalaman menjadi korban bullying saat masa sekolah.
Pengalaman tersebut diakuinya meninggalkan luka emosional yang mendalam.

Namun, Daddoa menjadikan makeup sebagai sarana untuk menyalurkan stres, membangun kepercayaan diri, dan melindungi dirinya secara emosional.

Kisah itu disampaikan dengan jujur tanpa dramatisasi, sehingga membekas di hati banyak penggemar.
Kejujuran dan ketulusan Daddoa membuatnya dekat dengan banyak penonton muda yang merasa insecure atau kurang mendapatkan perhatian.

Hingga kini, warisan inspiratifnya tetap hidup melalui karya dan pesan positif yang pernah ia bagikan.(MK/sdf)