Medankinian.com, Medan- PSMS Medan berhasil membawa poin sempurna dari markas PSGC Ciamis, setelah menang 2-1 dalam lanjutan Indonesia Championship (Liga 2), Sabtu (31/10/2026) sore WIB.
Brace Phillerson menjadi penentu kemenangan Ayam Kinantan pada laga tersebut.
Bertanding di Stadion Galuh, Ciamis, PSMS menunjukkan mentalitas kuat di tengah tekanan suporter tuan rumah.
Kehilangan penyerang andalan Javier Siverio akibat sanksi kartu merah tidak membuat tim besutan Eko Purdjianto mengubah karakter permainannya.
Ayam Kinantan tetap mengandalkan serangan cepat dan memanfaatkan celah pertahanan lawan melalui skema serangan balik.
Sementara itu, PSGC berusaha meredam agresivitas tim tamu dengan pertahanan yang lebih rapat, sembari mencari kesempatan untuk menyerang.
Pilihan strategi PSMS terbukti efektif. Pergerakan Ikhsan Chan, Raihan Utama, dan Phillerson beberapa kali merepotkan barisan pertahanan tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23. Phillerson berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa PSMS unggul 1-0.
Winger asal Brasil itu kembali menunjukkan ketajamannya menjelang turun minum. Berawal dari umpan Ikhsan Chan pada menit ke-45+2, Phillerson menggiring bola untuk mencari ruang tembak sebelum melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi kiper PSGC, Yofan Pranata. PSMS pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, PSGC berusaha meningkatkan tekanan demi memperkecil ketertinggalan.
PSMS berupaya menjaga bahkan menambah keunggulan hingga pertandingan mendekati akhir.
Namun, kesalahan di lini pertahanan membuat PSGC mendapatkan hadiah penalti. Ezekhiel Ndouassel yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menaklukkan Rudi N Rajak pada menit ke-90+7.
Gol tersebut sempat membuat pertandingan semakin menegangkan.
Meski demikian, PSMS mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan kemenangan 2-1.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya, terlebih kemenangan tersebut diperoleh dalam pertandingan tandang.
“Alhamdulillah, hasil yang patut kita syukuri. Dapat tiga poin lagi, walaupun laga away. Kita patut bersyukur,” kata Eko seusai pertandingan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang dinilainya telah berjuang maksimal hingga menit terakhir, meskipun PSMS harus kebobolan melalui titik putih.
“Perjuangan pemain luar biasa sampai menit terakhir pertandingan. Walaupun tadi terlepas ada penalti, yang pasti kita syukuri dapat poin penuh hari ini,” ujarnya.
Menurut Eko, kemenangan tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan pemain dalam menjalankan skema permainan yang telah dipersiapkan selama latihan.
“Kami bermain dengan pola permainan sendiri. Yang pasti perjuangan pemain luar biasa, terlihat dari latihan beberapa hari ini, terlepas Ciamis main seperti apa,” tutur mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.
Eko menegaskan, PSMS tidak boleh meremehkan lawan mana pun. Ia menyoroti keberadaan striker PSGC, Ezekhiel Ndouassel, yang terbukti mampu memberikan ancaman dan mencetak gol melalui penalti.
“Semua pertandingan kita waspadai. Salah satunya dari Ciamis itu striker Ezekhiel Ndouassel, terbukti dia mencetak gol dari titik penalti,” katanya.
Kemenangan di kandang PSGC juga disambut positif oleh penyerang PSMS, Taufik Hidayat.
Ia menilai tambahan tiga poin di markas lawan menjadi modal penting bagi Ayam Kinantan untuk menjaga persaingan menuju target promosi.
“Alhamdulillah, bisa mencuri poin di kandang lawan. Ini bagus buat tim kita. Semoga kita bisa konsisten terus ke depannya dan bisa lolos, insyaallah, ke Liga 1,” ujar Taufik.
Setelah mengamankan kemenangan di Ciamis, PSMS kini harus bersiap menghadapi tantangan berikutnya di I.League Cup melawan Persija Jakarta, Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB.
Eko memastikan timnya akan mempersiapkan skuad terbaik untuk pertandingan tersebut, terlebih PSMS akan bermain di kandang sendiri, di Stadion Utama Sumatera Utara.
“Yang pasti kita persiapkan. Pemain yang kita mainkan yang terbaik. Kita main di home, apalagi lawan kita Persija,” kata Eko.
Kemenangan atas PSGC menjadi suntikan kepercayaan diri bagi PSMS. Hasil tersebut membuat PSMS Medan menempel ketat pemimpin klasemen sementara Grup A, PSPS Pekanbaru.
Angelo Meneses dkk saat ini mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan, hanya terpaut dua poin dari PSPS yang mengoleksi 19 poin.
Terlepas dari kondisi itu, Eko dan anak asuhnya dituntut menjaga konsistensi agar hasil positif di laga tandang ini dapat menjadi pijakan untuk terus bersaing mengejar target promosi ke Liga 1 atau Super League.(*)