Soal Mantan Istri Disebut Dijual ke Waka Polda Sumut, Laporan Brigadir Iman Harefa Naik Penyidikan

Medankinian.com, Medan- Laporan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau fitnah yang disampaikan Brigadir Iman Harefa terkait video yang menyebut mantan istrinya almarhumah Winda Lorenza Gowasa pernah dijual ke Waka Polda Sumut, menunjukkan perkembangan penyelidikan.

Penyidik Direktorat (Dit) Reserse Siber Polda Sumut telah menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam penyebaran video yang viral tersebut.

“Proses penyelidikannya sudah naik ke tahap penyidikan. Perkara itu memang ada dugaan tindak pidana,” ujar Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Bayu Wicaksono, Kamis (1/10/2026).

Diungkapkannya, terkait laporan Iman Harefa, penyidik telah memintai keterangan 7 orang, termasuk dua pemilik akun media sosial (medsos) yang menyebarkan video menyebut Winda Lorenza Gowasa pernah dijual kepada Waka Polda Sumut.

Sedangkan wanita M yang ada dalam video tersebut, belum memberikan keterangan kepada penyidik. Sudah dua kali dipanggil, namun M selalu berhalangan. Penyidik masih terus mendalami laporan Brigadir Iman Harefa.

“(M) Sudah dipanggil dan pernah datang ke kantor bersama pengacaranya, koordinasi dengan penyidik untuk meminta menunda penyelidikan. Namun, undangan yang kedua beliau juga tidak hadir,” ungkap Kombes Pol Bayu Wicaksono.

Sebelumnya, Brigadir Iman Harefa melaporkan akun medsos karena menyebar berita fitnah dan bohong ke SPKT Mapolda Sumut, Kamis (3/9/2026).

Laporan itu terkait sebutan dugaan telah menjual mantan istrinya kepada salah satu petinggi polisi dengan jabatan Wakapolda.

 

“Benar, Brigadir IH telah membuat pengaduan melaporkan akun medsos yang diduga menyebarkan fitnah dan berita bohong terhadap dirinya,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Kamis (3/9/2026).

Kasus kematian Winda Lorenza Gowasa kembali menjadi sorotan. Keluarga mengungkap, korban semasa hidupnya diduga dijual suaminya kepada seseorang yang menjabat sebagai Wakapolda.

Pernyataan keluarga yang mengejutkan itu diketahui berdasarkan video yang telah beredar viral di berbagai platform media sosial (medsos).

“Hancurnya si Loren ini sejak si Iman menjualnya kepada atasannya kalau tidak salah jabatannya dulu Wakapolda itu dulu di Tahun 2020-2021,” ujar seorang wanita dari keluarga Winda Lorenza dalam rekaman video di media sosial yang dilihat awak media, Kamis (3/8/2026). (MK/Zal)