Medankinian.com, Medan– PSMS Medan resmi luncurkan jersey baru yang akan digunakan di ajang Piala Presiden 2026.
Peluncuran Jersey berlangsung meriah di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Senin (20/7/2026) malam tadi.
Momen peluncuran jersey ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian persiapan PSMS Medan dalam keikutsertaan mereka di Piala Presiden 2026.
Turnamen pramusim bergengsi ini juga sekaligus menandai kembalinya Ayam Kinantan di ajang Piala Presiden setelah terakhir kali mereka tampil pada 2018.
Dalam acara launching, PSMS memperkenalkan empat mode jersey yang terdiri dari dua jersey pemain dan dua jersey khusus penjaga gawang.
Untuk jersey utama (home), PSMS tetap mempertahankan identitas khas klub dengan dominasi warna hijau.
Jersey tersebut dipadukan dengan aksen garis putih di sisi kiri dan kanan, serta logo PSMS Medan yang terpasang di bagian dada.
Sementara itu, jersey tandang (away) tampil dengan dominasi warna putih yang dipadukan sentuhan hijau pada bagian lengan, lengkap dengan logo PSMS Medan di bagian dada.
Sedangkan untuk posisi penjaga gawang, PSMS menyiapkan dua pilihan warna.
Jersey home kiper menggunakan warna merah, sedangkan jersey away tampil dengan dominasi warna kuning.
Dalam acara tersebut turut dihadiri sejumlah kelompok suporter setia PSMS Medan.
Tak hanya suporter perkenalan Jersey ke publik ini juga dihadiri petinggi dan jajaran, di antaranya Presiden PSMS Medan Fendi Jonathan, pelatih kepala Eko Purdjianto, Direktur Teknik Ramon Tribulietx, serta beberapa pemain PSMS Medan.
Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan mengatakan peluncuran jersey ini sengaja dilakukan khusus untuk menyambut keikutsertaan tim di Piala Presiden Elite 2026.
Menurutnya, turnamen tersebut memiliki makna tersendiri karena menjadi kesempatan bagi PSMS kembali tampil di ajang Piala Presiden setelah delapan tahun lamanya.
“Launching jersey ini memang khusus untuk Piala Presiden. Terakhir kali kita tampil di ajang ini pada tahun 2018. Jadi ini menjadi momen penting bagi PSMS Medan sekaligus menjadi awal bagi kami untuk memberikan yang terbaik di Piala Presiden 2026,” kata Fendi.
Apalagi dirinya mengaku tak mudah untuk klub bisa mengikuti turnamen bergengsi tersebut.
“Ini kesempatan emas karena tak semua bisa ikut serta. Yang bisa ikut merupakan tim yang diundang langsung dan kita satu-satunya tim Liga 2,” ungkapnya.
Fendi juga memastikan desain jersey yang digunakan pada kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 nantinya akan berbeda dengan jersey yang digunakan untuk Piala Presiden.
“Kalau untuk Liga 2 nanti desainnya berbeda lagi,” katanya.
Fendi turut mengumumkan harga resmi jersey tersebut. Jersey dibanderol dengan harga Rp600 ribu.
Namun, sebagai bentuk apresiasi kepada pendukung setia Ayam Kinantan, PSMS memberikan potongan harga untuk 100 pembeli pertama.
“Harganya Rp600 ribu, tetapi khusus untuk 100 orang pertama kami berikan harga Rp500 ribu,” ucapnya.
Sementara itu pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto mengaku dengan keikutsertaan mereka kali ini membawa semangat baru dengan mayoritas pemain baru.
“Ini akan menjadikan semangat baru sebagai persiapan juga menatap Liga 2 karena kita punya target lolos ke liga 1. Kebetulan ini ada pre season di Piala Presiden, tampilkan yang terbaik, kita ada waktu selama dua minggu, jadi ini menjadi momen berharga sekali untuk mempersiapkan tim,” katanya. (MK/Sdf)