Jemput Bola, Cara Bupati Anton Hadirkan Pelayanan Publik Terpadu di Nagori Totap Majawa

SIMALUNGUN – Pemkab Simalungun melalui sejumlah perangkat daerah menggelar rangkaian pelayanan publik terpadu di Nagori Totap Majawa, Kec. Tanah Jawa, Kamis (9/7).

Kegiatan ini merupakan program Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih untuk “jemput bola”, membuktikan kehadiran pemerintah secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus meninjau langsung perkembangan pembangunan hingga ke tingkat nagori.

Bukan sekadar seremoni, langkah ini adalah bentuk pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan yang langsung dirasakan warga.

Bupati Anto didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah meninjau langsung ke lokasi pelayanan, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang mencakup cek kolesterol, asam urat, gula darah, tensi, serta konsultasi medis bersama tim Puskesmas Marubun Jaya.

Warga cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga untuk memanfaatkannya pelayan dari pemerintah. Selain itu, tersedia pula layanan Keluarga Berencana, BPJS Kesehatan, dan berbagai layanan sosial lainnya.

Untuk meringankan beban ekonomi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan 1 ton beras, 360 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Dinas Sosial juga menyalurkan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.

Secara khusus, Bupati langsung menyerahkan bantuan sembako serta alat pertanian berupa Hand Traktor dan Corn Sheller Mobile kepada kelompok tani setempat.

Warga pun menyambut kegiatan ini dengan antusiasme tinggi, karena dapat memperoleh pelayanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kecamatan maupun kabupaten.

“Saya senang melihat banyak warga hadir. Ini bukti kebersamaan kita, dan menjadi semangat bagi kami untuk terus mendengar kebutuhan masyarakat secara langsung,” ujar Bupati Anton.

Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, terutama dari penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan lansia.

Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh keluarga untuk saling menjaga dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Sebagai wujud dukungan pembangunan di Kecamatan Tanah Jawa, pemerintah telah menyiapkan berbagai program prioritas:

Sektor Infrastruktur Jalan meliputi: Rekonstruksi Jalan Simpang Nagojor–Nagojor (Rp5,6 miliar), Rekonstruksi jalan Nagori Totap Majawa: Rp400 juta. Rekontruksi jalan Nagori baja Dolok : Rp400 juta, Rekonstruksi jalan Simpang Preman: Rp400 juta. Rekonstruksi jalan Nagori Parbalogan: Rp200 juta, Rekonstruksi jalan Totap Majawa : Rp200 juta.

Selanjutnya, Rekonstruksi jalan Nagori marubun jaya desa Saropah: Rp. 200 juta, Rekonstruksi jalan Balimbingan simpang tangsi : Rp. 200 Juta, Rekonstruksi jalan Nagori Bayu Bagasan dusun 2: Rp. 400 Juta, Rekonstruksi jalan Huta 1 ujung Mulia Nagori Muara mulia : Rp. 200 Juta, Rekonstruksi jalan di Nagori Bahkisat/Pendowo : 400 juta, Rekonstruksi jalan Kampung Melayu kelurahan Tanah Jawa : Rp. 400 juta, Rekonstruksi jalan Nagori Marubun jaya simpang Leto: Rp. 400 juta , Rekonstruksi jalan Balimbingan: Rp. 400 juta,dan Pembuatan bangunan pengaman jalan di Nagori maligas Tongah : Rp.400 juta.

(Ist)
(Ist)

Pada sektor Sumber Daya Air & Pertanian: dilakukan Rehabilitasi Irigasi DI Bah Hilang (Rp1,5 miliar) dan DI Sitampulak (Rp 1 miliar), Pembangunan SPAM Maligas Tongah (Rp2,5 miliar), serta bantuan Hand Traktor dan alat pengolahan hasil panen untuk beberapa nagori.

Di sektor Pendidikan & Kesehatan: Pembangunan Sarana, Prasarana dan utilitas pada sekolah SMPN 3 Maligas Tongah: Rp 399,9 Juta, Revitalisasi Puskesmas pembantu Bayu Bagasan: Rp. 200 juta. Dan Revitalisasi SD Negeri 091559 Banua: Rp. 979,906 Juta.

Camat Tanah Jawa Andi Supandri bersama Pangulu Nagori Totap Majawa Martua Sihotang menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan Bupati dan rombongan di Kecamatan Tanah Jawa.

Sementara itu, tokoh masyarakat Edi Suwitno juga menyambut baik, sekaligus menyampaikan harapan perbaikan jalan di Maligas Tongah, dukungan legalitas lembaga sosial pembina anak yatim setempat, serta mengapresiasi kinerja Penjabat Pangulu yang tetap aktif melayani warga.

Kunjungan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta menegaskan tekad Pemkab Simalungun mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan membawa kesejahteraan nyata bagi seluruh warga. (sdf/mk)