Viral! Wanita Joget Setengah Bugil Saat Acara Halalbihalal di Batang
Medankinian.com, Solo – Acara halalbihalal pentas musik dangdut yang berlangsung di Dukuh Banaran, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mendadak viral.
Kondisi itu terjadi setelah salah seorang wanita yang hadir di acara jogetan dengan kondisi setengah bugil.
Momen si perempuan berjoget hanya mengenakan pakaian dalam itu terekam dalam dua video berbeda.
Pada video pertama berdurasi sekitar 35 detik, tampak seorang perempuan berjoget di tengah warga dengan hanya mengenakan bra dan celana dalam.
Sedangkan pada video kedua berdurasi 31 detik, perempuan yang sama terlihat dikelilingi warga yang motoran membunyikan klakson sambil berjoget dalam kondisi tanpa mengenakan atasan.
Kepala Desa Gunungsari, Tutur Budiyono, mengatakan pihaknya baru tahu soal insiden itu setelah viral di media sosial.
“Memang kami pun kaget karena tiba-tiba ada story di media sosial dan sebagainya, kok kejadian yang tidak mengenakkan seperti itu,” katanya, Minggu (29/3/2026).
Tutur melanjutkan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.
“Kalau nggak salah itu sekitar jam empat (sore) ke bawah ketika dangdutan sudah hampir selesai,” ungkap Tutur.
Berdasarkan informasi yang dia terima, kejadiannya berlangsung tidak terlalu jauh dari panggung tempat halalbihalal diselenggarakan.
“Itu acara halalbihalal Dukuh Banaran. Tapi, kejadian tidak di depan panggung, samping panggung, tidak. Itu di agak-agak (jauh) dari panggung itu. Jaraknya sekitar 20-an meter,” ucapnya.
“Kejadian itu di luar panggung, di sebelah gedung KMP menuju pulang ke daerah Jlampang , menuju bawah kan itu diarak massa sambil telanjang gitu,” sambungnya.
Dikatakan Tutur, terungkap perempuan tersebut bukanlah warga setempat. Melainkan dari Kendal.
“Yang pertama kami sampaikan, ini kan bukan warga Gunungsari. Itu (diketahui) warga dari Pageruyung. Pageruyung Kendal,” jelasnya.
“Nama panggilannya Arfi,” lanjutnya.
Tutur mengungkap, dia mendapat cerita bahwa ternyata Arfi sering berperilaku tidak pantas di tempat lain.
“Nggih, setelah kami cek-cek di berbagai tempat memang dianya itu sering kali begitu. Saya pun ada videonya di Kendal, di mana, ternyata sering berpakaian yang seperti itu, seperti itu. Kayak nggak wajar gitu, nggih,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Bawang, AKP Slamet, menyampaikan pihak kepolisian telah melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Namun, insiden tersebut terjadi di luar pantauan langsung petugas.
“Kami sudah melakukan pengamanan, tetapi kejadian berlangsung di luar waktu utama acara,” jelas Slamet.
Ia menegaskan, jika peristiwa tersebut diketahui lebih awal, petugas akan segera melakukan penanganan di lokasi.
Saat ini, pihak kepolisian bersama pemerintah kecamatan dan desa telah berkoordinasi untuk menjaga situasi tetap kondusif. Penanganan dilakukan tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak memperkeruh situasi dengan menyebarluaskan konten sensitif di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan konten yang tidak pantas,” tegasnya. (MK/Sdf)