Polemik Kenaikan Tarif AS Dan Tensi Geopolitik Picu Lompatan Harga Emas, IHSG Dibuka Menguat

Medankinian.com, Medan- Kinerja USD Index alami penurunan setelah sempat berada di level 97.8 pada hari jumat pekan lalu, dan saat ini berada dikisaran level 97.4.

USD Index turun setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kenaikan tarif yang dilakukan oleh Presiden AS Donald Trump.

Keputusan pengadilan AS tersebut sejauh ini menjadi kabar positif bagi kinerja mata uang Rupiah.

Hal itu diungkap Pengamat Ekonomi Sumatera Utara Gunawan Benjamin kepada awak media

“Pada sesi perdagangan pagi ini Rupiah ditransaksikan menguat ke kisaran level 16.840 per US Dolar. Setelah keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kenaikan tarif, pelaku pasar selanjutnya menanti sejumlah agenda penting dalam sepekan kedepan. Diantaranya adalah penetapan kebijakan bunga pinjaman Bank Sentral China (PBoC) pada perdagangan besok,” katanya.

Disusul kemudian data indeks kepercayaan konsumen AS, pidato Presiden AS serta klaim data pengangguran mingguan AS. Pada dasarnya tidak ada agenda ekonomi besar yang akan tersaji di pekan ini. Sejumlah data tersbeut diproyeksikan tidak akan memberikan perubahan besar pada kinerja pasar keuangan secara menyeluruh.

Sementara itu, kinerja IHSG pada sesi perdagangan pagi ini dibuka menguat ke level 8.334. Kinerja IHSG membaik ditengah kinerja bursa saham di Asia yang bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.

Disisi lain harga emas dunia naik tajam ke level $5.160 per ons troy atau sekitar 2.8 juta per gramnya. Harga emas dunia alami penguatan ditengah kekuatiran tarif AS yang tidak menentu, ditambah kian memburuknya tensi geopolitik.

Setelah keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden Trump.

“Presiden AS justru menambil langkah dengan berencana menaikkan tarif global sebesar 10% hingga 15%. Langkah ini memicu ketidakpastian dan menguntungkan harga emas. Ditambah tensi geopolitik di selat Hormuz yang belakangan kian memanas. Perseteruan antara AS dengan Iran masih terus berlanjut dan kian meruncing belakangan ini,” sebutny

a. (MK/Sdf)