Video Cukur Kumis Day 2 Diburu Warganet: Tampilkan Adegan Asli Cukur Bagian Sensitif
Medankinian.com, Medan– Video cukur kumis kembali bikin heboh jagat maya. Terkini, hadir dengan video cukur kumis day 2.
Istilah pencarian video cukur kumis day 2 itu pun ramai diperbincangkan, khususnya di platform TikTok di mana cuplikannya beredar masif.
Di mana adegan memperlihatkan wanita berhijab mencukur bagian sensitifnya.
Adegan kali ini berbeda dengan video pertama yang menampilkan seorang wanita ber-hoodie di dalam kamar, video yang diklaim sebagai video cukur kumis day 2 ini menunjukkan adegan dan setting yang sama sekali baru.
Video tersebut menampilkan seorang perempuan dengan penampilan berbeda.
Perempuan tersebut memakai kemeja putih lengan panjang, hijab putih, rok span hitam setinggi bawah lutut, serta mengenakan masker dan kacamata.
Ia berada di dalam sebuah kamar mandi yang terlihat ada cermin dan wastafel.
Perempuan itu berdiri membelakangi cermin sambil menghadap kamera. Ia terlihat merapikan bajunya sejenak sebelum mengambil sebuah benda dari atas meja di dekat cermin.
Benda tersebut kemudian diperlihatkan ke arah kamera, dan ternyata adalah sebuah pisau cukur (alat pencukur kumis). Video berhenti tepat di adegan ia memamerkan alat cukur tersebut.
Kemunculan video ini menarik karena narasi publik dibelokkan ke spekulasi konten dewasa, video day 2 justru secara literal kembali menampilkan alat cukur, seolah mengingatkan judul awal cukur kumis.
Hal ini bisa jadi upaya untuk memperpanjang misteri dengan elemen baru, atau bagian dari konten yang sejak awal memang membahas tentang cukur.
Adegan yang tiba-tiba terpotong dan kesan memperlihatkan alat menciptakan narasi bahwa ini adalah pembuka atau teaser dari sebuah adegan panjang berikutnya, yang sekali lagi memancing rasa penasaran “apa yang terjadi selanjutnya?”.
Keberadaan video cukur kumis day 2 ini sangat berpotensi dimanfaatkan dengan cara yang sama seperti versi pertama.
Oknum dapat mengklaim memiliki “video lengkap day 2” atau bahkan “day 3” untuk dijual atau dijadikan umpan bagi link berbahaya.
Pakar digital mengingatkan bahwa kemunculan seri video cukur kumis day 2 ini adalah pola klasik dalam memelihara viralitas sebuah konten misteri. Masyarakat diimbau untuk tidak serta-merta percaya bahwa video ini adalah kelanjutan resmi atau “jawaban” dari video pertama, karena bisa jadi dibuat oleh pihak yang berbeda untuk ikut menunggangi tren. (MK/Sdf)