Timnas Futsal Indonesia Hadapi Iran di Final Piala Asia Futsal 2026: Intip Jadwalnya!

 

Medankinian.com, Jakarta – Timnas Futsal Indonesia memastikan tiket babak final Piala Asia Futsal 2026.

Hasil itu didapat setelah melakoni duel dramatis melawan Jepang di babak semifinal.

Timnas Futsal Indonesia menaklukan Jepang 5-3 lewat drama perpanjangan waktu yang berlangsung Kamis (5/2/2026) malam.

Kini, satu laga terakhir memisahkan skuad Merah Putih dari sejarah besar di futsal Asia.

Di partai final, Indonesia telah ditunggu Iran. Duel ini dipastikan menyedot perhatian karena mempertemukan kekuatan tradisional Asia dengan tim yang tengah naik daun.

Laga Penuh Drama

Indonesia tampil penuh determinasi saat menghadapi Jepang di semifinal. Tim asuhan Hector Souto langsung menekan dan sempat unggul cepat dengan skor 2-0.

Namun, Jepang menunjukkan mental juara. Mereka bangkit dan menyamakan skor menjadi 2-2, memaksa laga berjalan semakin intens hingga menit-menit akhir waktu normal.

Indonesia kembali memimpin 3-2 pada menit ke-39. Akan tetapi, Jepang mampu memaksakan skor imbang 3-3 lewat eksekusi penalti di detik-detik akhir laga.

Pada babak extra time, Indonesia tampil lebih efektif. Dua gol tambahan yang dicetak Reza Gunawan dan Dewa Rizky memastikan kemenangan 5-3 sekaligus tiket ke final Piala Asia Futsal 2026.

Lawan Indonesia di final adalah Iran, tim raksasa futsal Asia yang melaju ke partai puncak usai menundukkan Irak dengan skor 4-2 di semifinal.

Gol-gol Iran pada laga tersebut dicetak oleh Mohammad Derakhshani, Behrooz Azimi, Hossein Tayebi, dan Salar Aghapour. Kemenangan itu menegaskan kualitas dan kedalaman skuad Iran.

Hossein Tayebi menjadi figur sentral Iran sepanjang turnamen. Ia telah mencetak lima gol, hanya terpaut satu gol dari Muhammad Osamanmusa yang kini memimpin daftar top skor sementara.

Final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia vs Iran akan digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Indonesia Arena.

Laga dimulai pukul 19.00 WIB dan disiarkan langsung oleh iNews TV dan MNCTV. Duel ini menjadi peluang emas bagi Indonesia untuk mencetak sejarah di hadapan publik sendiri. (MK/Sdf)