Film Horor Kafir: Gerbang Sukma Tayang 2026, Hadirkan Teror Baru Lebih Mencekam
Medankinian.com, JAKARTA – Film horor Indonesia Kafir: Gerbang Sukma resmi hadir pada 2026 sebagai sekuel dari Kafir: Bersekutu dengan Setan yang dirilis delapan tahun lalu.
Film garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis ini menjanjikan teror yang lebih mencekam dengan mengangkat tema balas dendam, dosa masa lalu, dan kekuatan ilmu hitam yang belum terselesaikan.
Azhar Kinoi Lubis mengungkapkan bahwa Kafir: Gerbang Sukma dibuat dengan peningkatan signifikan dari sisi horor maupun konflik cerita. Kali ini, penonton diajak menyelami konflik sebuah keluarga yang dibayangi dendam lama melalui konsep “gerbang sukma” sebagai sumber teror utama.
“Di film Kafir: Gerbang Sukma saya mencoba menaikkan level horornya. Film pertamanya saat itu bisa dibilang cukup membuat sejarah dan terasa segar untuk genre horor Indonesia,” kata Azhar Kinoi Lubis.
“Di film kedua ini, saya mengajak penonton masuk ke dalam cerita keluarga Sri, ketika ada pihak yang masih ingin membalas dendam dengan cara yang tidak biasa, yakni membuka gerbang sukma,” tambahnya.
Film ini berkisah tentang kematian tragis Herman, yang diperankan Teddy Syach, akibat santet delapan tahun silam. Sang istri, Sri (Putri Ayudya), berusaha melanjutkan hidup bersama anaknya Dina serta Andi yang kini telah berkeluarga.
Namun, situasi berubah ketika Sri mendapat kabar bahwa ibunya sakit keras. Kepulangannya ke rumah orang tua justru menjadi awal terungkapnya dosa masa lalu yang selama ini terkubur dan kini mengancam keselamatan seluruh anggota keluarga.
Kejutan juga datang dari kemunculan kembali Indah Permatasari, meski karakter yang diperankannya mengalami akhir tragis di film pertama. Teror ilmu hitam kembali menghantui, terlebih dengan hadirnya sosok baru dalam keluarga yang memperkuat ancaman balas dendam.
Produser menilai Kafir: Gerbang Sukma tidak hanya menyajikan teror visual semata, tetapi juga konflik emosional yang kuat dalam lingkup keluarga. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Kamis, 29 Januari 2026. (MK/sdf)