Ade Jona Prasetyo Pastikan Stok BBM Aman di Sumut, Minta Warga Tidak Panic Buying

Medankinan.com, Medan – Anggota DPR RI Dapil Sumut I Fraksi Partai Gerindra, Ade Jona Prasetyo, memastikan bahwa stok BBM dan LPG di Sumatera Utara aman. 

Kepastian ini ia sampaikan setelah berkoordinasi langsung dengan Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan meminta penjelasan resmi terkait kondisi pasokan di tengah cuaca ekstrem.

“Saya sudah meminta penjelasan dari Pertamina. Stok BBM dan LPG aman, dan distribusi dipulihkan bertahap. Warga tidak perlu panik,” ujar Jona, yang juga Ketua DPD Gerindra Sumut itu.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa seluruh langkah mitigasi berjalan setiap hari.

“Kami memastikan stok dan suplai BBM tetap aman. Skema RAE aktif, mobil tangki terus bergerak, AMT ditambah, dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat lapangan berlangsung tiap hari. Masyarakat cukup membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Pertamina menjelaskan bahwa skema RAE (Regular–Alternative–Emergency) telah diaktifkan untuk menjaga suplai tetap mengalir ke wilayah terdampak banjir dan longsor. Penambahan suplai juga dilakukan untuk sejumlah daerah prioritas, termasuk 1.500 KL untuk Medan Group, 200 KL untuk Kisaran, 100 KL untuk Sibolga–Tapanuli, serta 50 KL untuk Aceh wilayah tengah–utara.

Stok di terminal utama seperti FT Siak, FT Kisaran, FT Siantar, IT Dumai, dan IT Teluk Kabung berada pada level aman, diperkuat suplai pipa dan kapal. Stok LPG juga mencukupi dengan suplai kapal yang terus masuk ke Tanjung Uban.

Jona kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebih.

“Panic buying justru memperpanjang antrean dan menghambat pelayanan bagi warga lain. Selama stok aman, beli secukupnya,” tegasnya.

Ia memastikan dirinya terus memantau situasi bersama Pertamina, Pemda, BPBD, dan aparat terkait untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Untuk informasi resmi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.