Weton Kamis Wage : Miliki Cita-Cita Tinggi, Simak Ulasan Kalender Jawa 4 September 2025

Medankinian.com, Medan– Kalender Jawa masih menjadi pedoman penting bagi sebahagian masyarakat Jawa, terutama untuk menentukan hari baik, merencanakan acara penting, hingga memahami watak seseorang melalui weton.

Berikut ulasan kalender Jawa hari ini, Kamis 4 September 2025, lengkap pasaran, weton, dan watak hari menurut perhitungan tradisional Jawa.

Sistem penanggalan Jawa, mempunyai 12 bulan yang mengikuti peredaran bulan (lunar calendar), dengan kombinasi siklus Pancawara (lima hari pasaran) dan Saptawara (tujuh hari dalam sepekan). Pada bulan September 2025, kalender Jawa mencatat dua fase penting, yaitu Mulud, bulan kedua, dan Mulud, bulan ketiga.

Kalender Jawa lebih mirip kalender Hijriah dibandingkan Masehi karena sama-sama menggunakan perhitungan lunar (qamariyah).

Bedanya, dalam kalender Jawa, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam (bakda magrib), bukan tengah malam seperti pada kalender Masehi.

Dalam Kalender Jawa, setiap hari tidak hanya dihitung berdasarkan sistem Masehi, tetapi menggunakan lima siklus pasaran, yaitu Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi. Kombinasi antara hari dan pasaran disebut weton, yang dipercaya memiliki makna khusus dalam kehidupan masyarakat Jawa.

Sebagian masyarakat masih mempercayai perhitungan weton dan pasaran Jawa untuk menentukan hari baik untuk pernikahan, pindah rumah, hingga acara adat lainnya.
Berikut pasaran Jawa hari ini, Sabtu 1 September 2025 lengkap dengan wetonnya.

Kalender Jawa: 11 Mulud 1959

Kalender Masehi: 4 September 2025

Kalender Hijriah: 11 Rabiul Awal 1447 Hijriah

Watak Weton Kamis Wage

Weton Kamis Wage memiliki neptu 12. Neptu 12 itu berasal dari penggabungan nilai hari Kamis 8 dan nilai pasaran Wage 4.

Orang-orang yang lahir pada hari Kamis Wage memiliki cita-cita tinggi. Bahkan, tak jarang harapan mereka terlalu tinggi.

Beruntungnya, mereka selalu berpegang pada aturan dan norma. Sehingga mudah saja untuk weton Kamis Wage mewujudkan mimpinya.

Mereka terkenal pandai, tapi sering kali tidak bisa menghargai orang lain yang berbeda. Mereka juga tidak mendengar apa yang tidak seperti mereka harapkan.

Termasuk orang yang sopan dan santun. Mereka juga pandai bergaul dan selalu memberikan penampilan yang terbaik untuk orang sekitarnya.

Meski tidak suka menunjukkan perasaan mereka yang sebenarnya, Weton Kamis Wage ternyata mudah dirayu dan sering memamerkan semua miliknya. (MK/sdf)