Menu

Mode Gelap

Medan · 29 Des 2024 22:56 WIB

Pemko Diingatkan Berikan Perhatian Terhadap Kawasan Berpotensi Banjir


					Pemko Diingatkan Berikan Perhatian Terhadap Kawasan Berpotensi Banjir Perbesar

Medankinian.com, Medan – Anggota DPRD Medan Komisi IV Datuk Iskandar Muda, A.Md meminta Pemerintah Kota (Pemko)Medan memberikan perhatian terhadap sejumlah titik banjir di Kawasan Kota Medan yang kerap mengganggu aktifitas warga. Seperti di kawasan Jalan Letda Sujono, Jalan Pancing, Jalan Karya Bhakti di kawasan Medan Tembung.

Diakuinya permasalahan ini disampaikan kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, saat rapat dengar pendapat di Komisi IV.

“Kita masih mendapatkan laporan dari masyarakat soal kondisi Kota Medan diantaranya banjir di beberapa kawasan seperti di Kecamatan Medan Tembung,” ungkapnya kepada wartawan di Medan, Minggu (29/12/2024).

Datuk mengharapkan UPT di dinas terkait bisa segera menyikapi persoalan ini segera, sehingga ketika tiba musim penghujan masyarakat tidak merasa resah lagi. “Ini sangat penting untuk segera disikapi agar persoalan serupa tidak menjadi keresahan warga saat musim penghujan,” jelasnya.

Politisi PKS asal Dapil 3 Kota Medan ini menyebutkan, beberapa masukan terkait pembangunan infrastruktur sudah disampaikan kepada pihak terkait diantaranya lsoal solusi banjir di Letda Sujono, Permohonan perbaikan drainase di sepanjang jalan pancing
3, pembangunan drainase di Jalan Karya Bhakti Medan Tembung, kemudian solusi abrasi sungai di Sunggal khusus nya di kelurahan Kampung Lalang, solusi abrasi yang merobohkan jalan di Medan Denai
serta solusi tanggul Pecah di Medan Labuhan.

Persiapan Musim Penghujan

Dalam kesempatan tersebut, Datuk Iskandar juga menegaskan terkait kewaspadaan datangnya musim penghunjan dan kemungkinan potensinBanjir Jelang akhir tahun 2024 dan memasuki awal tahun 2025

“Seperti informasi yang kita dapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia.

Fenomena La Nina lemah diprediksi menyebabkan peningkatan curah hujan sekitar 20 persen dibandingkan kondisi normal, dan berpotensi terjadinya cuaca ekstrem.

La Nina adalah fenomena iklim yang ditandai dengan suhu permukaan laut di Samudera bagian tengah dan timur yang lebih dingin dari rata-rata,” terangnya.

Datuk menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiap-siagaan dalam menghadapi musim penghujan agar bisa meminimalisir dampak dari efek yang disebabkan tingginya curah hujan. (sdf/mk)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lailatul Badri Minta Dinas SDABMBK Atasi Banjir Jalan Ampera

31 Desember 2024 - 13:13 WIB

Murah! Mulai 1 Januari 2025 Naik Bus Listrik Cuma Bayar Rp5000, Pelajar Rp3000

30 Desember 2024 - 18:56 WIB

Pemko Diminta Tuntaskan Program infastruktur di Medan Utara

29 Desember 2024 - 23:00 WIB

Kodam I/BB Gagalkan Pengiriman 448 Ekstasi Antarprovinsi di Medan

28 Desember 2024 - 12:33 WIB

Terungkap Rapat DPRD Medan, Warga Medan Gunakan Rakit Seberangi Sungai Menuju Sekolah

27 Desember 2024 - 22:18 WIB

Dewan Dorong Tambahan Anggaran Untuk Peningkatan Prestasi Atlet

27 Desember 2024 - 22:08 WIB

Trending di Medan