Menu

Mode Gelap

Medan · 10 Nov 2022 21:30 WIB

Proyek Pengerjaan Drainase Jalan Menteng II Amburadul


					Proyek Pengerjaan Drainase Jalan Menteng II Amburadul Perbesar

Medankinian.com, Medan – Warga Jalan Menteng II, Kel. Binjai, Kec. Medan Denai kecewa dengan pengerjaan proyek drainase di tengah badan jalan sepanjang 600 meter terkesan amburadul. Kondisi saat ini, sudah dikerjakan sekitar 100 meter namun tanah lumpur tidak dibersihkan dari badan jalan.

Menurut warga sekitar Anto (54) mengaku jika pengerjaan proyek drainase dinilai amburadul. Bahkan, kendaraan tidak bisa masuk lantaran tumpukan lumpur.

“Gara-gara pengerjaan tersebut, pengerjaan renovasi masjid Baiturahman jadi terganggu. Soalnya, mobil untuk mengangkut pasir, semen maupun krikil tidak bisa masuk. Selain itu, bantuan yang biasa di dapat Rp500 ribu per hari juga terhenti. Semuanya ini juga akibat pengerjaan proyek tersebut,” sesalnya, Kamis (10/11/2022).

Begitu warga mempertanyakan kapan bosa dirapikan jalan tersebut, dengan gamplangnya pengawas proyek bilang itu bukan urusan mereka lagi.

“Pengerjaan itu nanti dirapikan setelah selesai dikerjakan 600 meter. Itu urusan Dinas PU dan bukan ranah kami,” bilang
Anto menirukan ucaapn pegawas tersebut.

Sementara itu, Ketua Fraksi HPP DPRD Medan Hendra DS mengaku kecewa dan menyesalkan kinerja sejumlah pemborong pengerjaan galian parit di berbagai tempat di Kota Medan. Pasalnya, tumpukan tanah berlumpur bekas galian parit dibiarkan di badan jalan yang akhirnya mengganggu pengguna jalan.

“Kita kecewa dan menyesalkan kontraktor yang tidak profesional sehingga meresahkan warga sekitar dan pengguna jalan,” ujar Hendra DS.

Menyikapi keluhan warga, Hendra minta pemborong agar menyahuti keluhan warga.

“Kita minta supaya kontraktornya  harus memperhatikan dampak ke warga. Artinya, akibat pengerjaan proyek jalan, aktivitas warga juga tidak berhenti,” pinta Hendra DS yang juga Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan itu.

Ditambahkan Hendra DS, pengerjaan galian parit di Jalan Menteng II merupakan salah satu contoh buruk pengerjaan parit. “Ini salah satu contoh buruk pengerjaan drainase,” sebut Hendra. (sdf/mk)

 

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemko Medan Raih Penghargaan Anugerah Meritokrasi 2022

8 Desember 2022 - 21:21 WIB

Bobby Nasution Berpacu Benahi Infrastruktur, Sampai November 2022 Sepanjang 158 Km Jalan Telah Diperbaiki

8 Desember 2022 - 21:18 WIB

Fashion Show Multietnis Meriahkan Peringatan HUT ke-23 Dharma Wanita Persatuan Kota Medan

8 Desember 2022 - 16:51 WIB

Pekerja Digaji di Bawah UMK, Pengusaha Diminta Patuhi UU Cipta Kerja

7 Desember 2022 - 22:45 WIB

Bayek : Tantangan Pembangunan Kota Medan ke Depan Akan Semakin Kompleks

7 Desember 2022 - 22:40 WIB

Pemko Harus Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat Kota Medan

7 Desember 2022 - 22:36 WIB

Trending di Medan