Menu

Mode Gelap

Medan · 7 Jul 2022 16:25 WIB

Film 1 CM Berlatar Sumatera Utara, Diperankan 32 Bocil Bergaya Militer


					Salah satu adegan di film 1 CM garapan Dedy Siregar. | Foto: istimewa Perbesar

Salah satu adegan di film 1 CM garapan Dedy Siregar. | Foto: istimewa

Medankinian.com, Medan – Tahun 2022 mungkin memang tahunnya perfilman Sumatera Utara, sebab di tahun ini banyak penayangan film layar lebar yang berlatar belakang mengenai Sumatera Utara.

Film yang mengadopsi panorama ciamik Danau Toba hingga menceritakan kehidupan sosial masyarakat Sumatera Utara sepertinya sedang sexy untuk disajikan pada pasar perfilman nasional, hal ini menjadi angin segar bagi sineas-sineas lokal Sumatera Utara untuk berkarya.

Pada awal tahun ini seorang Sutradara peraih dua rekor MURI yaitu Dedy Alriansyah Siregar juga sedang membuat film lokal Sumatera Utara yang bertajuk film edukasi nasionalis untuk semua umur, film edukasi semua umurnya ini diperankan oleh 32 anak-anak asli yang berasal dari Sumatera Utara.

Dedy Siregar memang sudah memilih fokusnya untuk berkarya pada film edukasi, karena menurutnya film edukasi ini memiliki peran penting bagi pola pikir penontonnya yang notabene generasi muda.

Sejak debutnya pada film edukasi “Selembar Itu Berarti” di 2018 dan meraih dua rekor MURI, Dedy Siregar mendedikasikan diri untuk berkarya pada film edukasi walaupun ia sebagai seorang sutradara menyadari bahwa film edukasi sayangnya minim peminat.

Namun menurutnya film edukasi harus tetap meramaikan bioskop Indonesia untuk menyegarkan dahaga edukasi bagi generasi melalui film, bahkan menurutnya pasar akan film edukasi ini dapat diciptakan dengan kerjasama berbagai peran stakeholder termasuk peran besar pemerintah mengenai edukasi.

Karya barunya yang berjudul “1 CM” ini menceritakan tentang dua kelompok anak-anak yang sedang melakoni permainan tradisional perang-perangan untuk mempertahankan perbatasan sebuah Negara yang tidak boleh tergeser bahkan 1 sentimeterpun.

Serunya dua kubu ini saling menangkap dan menyerang menggunakan senjata kayu dan bom air. Dilatar-belakangi oleh kebinekaan ras dan agama membuat film edukasi ini sangat tersirat akan nilai nasionalisme, bagaimana anak-anak ini saling menjaga perbedaan yang ada dengan memperjuangkan tujuan yang sama.

Selain menyuguhkan cerita yang menarik, film edukasi nasionalis ini menyajikan panorama Sumatera Utara dari berbagai lokasi untuk menunjukkan keindahan berbagai Kabupaten yang dimiliki oleh Provinsi Sumatera Utara.

Semangat berkarya yang dimiliki oleh Dedy Siregar ini bertujuan agar menjadi pandangan bahkan role model bagi generasi muda yang ada di Sumatera Utara untuk terus berkarya, karena sebagai seorang anak daerah ia berhasil mengkemas film yang dibuat dan diperankan anak daerah bersanding di pasar bioskop nasional bahkan mampu meraih berbagai penghargaan.

Jadi kita tunggu saja penayangan film layar lebar terbaru di 2022 ini dari Dedy Siregar untuk melepas kerinduan akan kampung halaman dan permainan masa kecil sekaligus mendapatkan re-charge edukasi nasionalis bagi individu diri kita masing-masing.

 

(Mk/sdf)

Artikel ini telah dibaca 290 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bobby Nasution Ajak Masyarakat Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan, Silaturahmi, dan Berbagi

10 April 2024 - 10:20 WIB

Ditengah Kemeriahan Malam Takbiran, Ada Petugas Kebersihan Yang Selalu Siaga Membersihkan Sampah

9 April 2024 - 22:26 WIB

Semarak Pawai Kendaraan Meriahkan Malam Takbiran Idul Fitri 1445 H, Bobby Nasution Berharap Masyarakat Mendapatkan Keberkahan

9 April 2024 - 21:11 WIB

Stok Vaksin di Puskesmas Medan Kosong, Dua Bulan Bayi tak Imunisasi

8 April 2024 - 22:50 WIB

Penarik Ojol Dukung Program Bobby Gratiskan Parkir di Kawasan Non e- Parking, Selama Ini Hanya Meresahkan

8 April 2024 - 21:37 WIB

Siap Sambut Wisatawan libur lebaran, Penutupan Medan Zoo Ditunda Sampai Setelah Lebaran

7 April 2024 - 16:53 WIB

Trending di Medan