Menu

Mode Gelap

Medan · 7 Apr 2022 21:28 WIB

DPRD Minta Aparat Hukum Usut Tuntas Jual Beli Jabatan di Pemko Medan


					DPRD Minta Aparat Hukum Usut Tuntas Jual Beli Jabatan di Pemko Medan Perbesar

Medankinian.com, Medan – Anggota Komisi I DPRD Medan Edi Saputra minta aparat penegak hukum dalami dugaan kasus jual beli jabatan di Pemko Medan. Hal itu dinilai penting guna mendukung kebijakan Walikota Medan Bobby Nasution dalam pemberantasan pungli dan gratifikasi dijajaran Pemko Medan.

“Kita sangat apresiasi Walikota Medan Bobby Nasution menindak dengan menonaktifkan Zain Noval selaku Kepala BKD Pemko Medan karena diduga melakukan jual beli jabatan di Pemko Medan,” ujar Edi Saputra kepada wartawan, kemarin (6/4/2022) menyikapi penonaktifan Zain Noval dari Kepala BKD & PSDM beberap pekan lalu karena diduga terlibat gratifikasi jual beli jabatan.

Edi Saputra pun mengharapkan, agar aparat penegak hukum, Polisi atau Jaksa dapat mendalami kasus tersebut.

“Besar dugaan banyak oknum yang terlibat gratifikasi dan mungkin minta sejumlah uang dari seseorang dengan iming iming jabatan namun tidak terealisasi. Ini harus diusut tuntas, karena telah menciderai kebijakan Walikota Medan menerapkan pemerintahan yang bersih di Pemko Medan,” sebut Edi Saputra.

Ditambahkan Edi, terkait dugaan jual beli jabatan di Pemko Medan tidak cukup hanya tindakan disiplin dari Inspektorat. Namun hendaknya persoalan dimaksud dibawah ke ranah hukum. “Hal itu guna memberikan efek jera dan pelajaran terhadap oknum yang lain,” tandas Edi Saputra lagi.

Disampaikan Edi, Dianya sangat mendukung tindakan Bobby Nasution sejak kepemimpinannya menggelorakan anti pungli dan korupsi. “Hal itu dapat kita lihat banyak menindak pelaku pungli yang terjadi di Kepling dan OPD. Kita harapkan tindakan tegas itu berkelanjutan,” harap Edi.

Edi pun mengaku sedikit heran, kenapa seseorang yang memiliki SDM yang bagus namun tidak difungsikan atau diberdayakan. “Sepatutnya, seorang ASN yang memiliki potensi agar diberdayakan dengan inovasinya,” kata Edi

Sebagaimana diketahui, Zain Noval dinonaktifkan dari Kepala BKD & PSDM Pemko Medan beberap hari lalu karena diduga terlibat gratifikasi jual beli jabatan. Selanjutnya, Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan kepada Zain Noval dan tidak tertutup kemungkinan ke ranah hukum. (sdf/mk)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

PT KAI Eksekusi Rumah Mantan Anggota TNI AD Tanpa Ada Keputusan Inkrah dari PN

11 Agustus 2022 - 19:57 WIB

Disdik Medan Gelar Assessment Tingkat SD & SMP Calon Kasek

11 Agustus 2022 - 19:53 WIB

DPRD Medan Akan Siapkan Produk Hukum Eksploitasi Anak

11 Agustus 2022 - 19:45 WIB

Dua Ulama Besar Apresiasi Ketua DPRD Kota Medan

11 Agustus 2022 - 19:35 WIB

Dinilai Ganggu Lalin dan Pejalan Kaki, Dishub Medan Diminta Perhatikan Halte Trans Metro Deli

9 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Warga Masyhur Tuding Lapangan Sejati Bukan Aset Pemko

8 Agustus 2022 - 19:22 WIB

Trending di Medan