Menu

Mode Gelap

Medan · 4 Feb 2022 14:46 WIB

Diduga Langgar Aturan, Pemko Medan Diminta Evaluasi Izin De Paris Hotel


					Diduga Langgar Aturan, Pemko Medan Diminta Evaluasi Izin De Paris Hotel Perbesar

Medankinian.com, Medan – Warga Jalan Danau Marsabut, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Petisah protes dengan keberadaan De Paris Hotel. Pasalnya, hotel tersebut diduga sering melanggar aturan jam tayang (jam operasional).

Protes tersebut disampaikan wargs saat menemui anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor,S.Sos di Sopo Restorasi, Kamis (2/2/2022).

Ditemui di Sopo Restorasi Jalan Mesjid GG.Tapanuli, Antonius pun mendengarkan keluhan salah seorang perwakilan warga bernama Dapot Sitinjak.

Dikatakan Dapot, De Paris Hotel yang juga menyediakan hiburan karaoke telah mengganggu ketenangan warga, karena hiburan karaoke tutup melebihi jam yang telah ditentukan. “Tutupnya pada pukul 01.00 WIB, belum lagi tamu-tamu yang masuk juga tidak diketahui dari mana saja, apakah mereka sudah divaksin atau tidak, kan tidak ada yang tahu,” katanya.

Antonius Tumanggor pada kesempatan itu mengatakan jika keberadaan De Paris Hotel telah meresahkan warga, maka Lurah Sei Agul selaku perpanjangan tangan pemerintah dapat melakukan razia bagi para pengunjung hotel.

“Kita akan sampaikan hal ini ke Pemko Medan dan Dinas Pariwisata terkait izin jam operasionalnya. Untuk penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid19. Saya mendapat informasi bahwa tamu,-tamu yang datang ke tempat itu (De Paris Hotel-red) banyak dari luar kota Medan sehingga kita pertanyakan kondisi kesehatannya dengan mengikuti protokol kesehatan dan apalagi adanya wabah virus omicron yang dikhawatirkan perlahan dapat masuk ke kota Medan,” ujarnya.

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan ini juga akan meminta kepada Kapolrestabes dan Polsek Medan Barat bersama Dinas Pariwisata dan Pol PP Kota Medan untuk segera merazia para tamu yang datang berkunjung ke De Paris Hotel  “Dan jika di temukan adanya pelanggaran segera dicabut izin operasionalnya,” tegas wakil rakyat dari Partai NasDem ini.

Sementara itu, Lurah Sei Agul Medan, Aidil saat dihubungi awak media melakui Whatsapp pribadinya mengakui bahwa keberadaan De Paris Hotel membuat warga terganggu.

“Apalagi dapat kabar setiap tamu yang datang ke hotel tersebut tidak mematuhi prorokol kesehatan Covid19 ketat. Jika menyangkut jam operasional kita ketahui memang sering melanggar, dimana jam operasionalnya melebihi batas yakni sampai subuh,” kata Lurah. (sdf/mk)

 

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Jumat Barokah, Ketua Pewarta Berbagi Sembako di Desa Utama Kolam

30 September 2022 - 16:03 WIB

Ketua Pewarta Minta Tangkap Pelaku Penganiayaan Wartawan di Marindal

29 September 2022 - 10:50 WIB

Oktober, Subsidi Ongkos Bakal Terealisasi

27 September 2022 - 21:42 WIB

Yuki Simpang Raya Tunggak PBB Rp1 Miliar, BPPRD Kota Medan Pasang Spanduk & Stiker 

27 September 2022 - 21:36 WIB

Hasyim Dukung Penuh Kehadiran FSBPK

27 September 2022 - 21:29 WIB

Ketua DPRD Medan Minta Disdik Transparan Data Guru Honor Non ASN

27 September 2022 - 21:24 WIB

Trending di Medan