Menu

Mode Gelap

Medan · 21 Jun 2021 11:55 WIB

Sekolah di Medan Bakal Dibuka Lagi, Ini Kesiapan yang Disampaikan Bobby Nasution


					Bobby Nst saat meninjau kesiapan sekolah tatap muka di SMP Negeri 1 Medan. Perbesar

Bobby Nst saat meninjau kesiapan sekolah tatap muka di SMP Negeri 1 Medan.

Medankinian.com, Medan- Wali Kota Medan, Bobby Nasution memastikan pembelajaran tatap muka siap digelar di sekolah di Kota Medan Juli 2021 mendatang.

Untuk memastikan segalanya berjalan baik dan sesuai rencana, Bobby Nasution memantau simulasi pembelajaran tatap muka yang digelar di SMP Negeri 1 Medan Jalan Bunga Asoka Medan Selayang Senin (21/6/2021).

Menurut pantauan itu, SMP Negeri 1 Medan sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Namun Bobby bilang, secara teknis bakal berbeda di setiap sekolah tergantung kesiapan masing-masing.

“Dan pembelajaran tatap muka ini tidak ada paksaan. Kita hanya menyiapkan segala fasilitas menyahuti keinginan mayoritas orang tua siswa,” kata Bobby Nasution.

Memang, desakan agar pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan masif diusulkan orang tua siswa. Dengan dasar itu, Bobby Nasution memerintahkan agar seluruh perangkat kerja bergerak dengan terukur dan sangat hati-hati agar bisa belajar tatap muka.

“Ini opsi bagi orang tua. Kami siapkan sebagai pemerintah kota, akan kita akomodir. Dan kami tidak wajibkan bagi orang tua yang memang tidak siap anaknya sekolah tatap muka. Dan ini sifatnya juga fleksibel intinya akan tetap diperbaiki, diperbaharui agar lebih baik. Kami optimis Pemko Medan bisa dan siap melaksanakan pembelajaran tatap muka,” lanjut Bobby.

Secara teknis, Bobby jelaskan pembelajaran tatap muka ini hanya akan dilaksanakan dua kali sepekan dengan durasi belajar hanya dua jam per hari. Dan peserta didik yang hadir ke sekolah hanya 25 persen dari jumlah siswa.

Contohnya di SMP Negeri 1 Medan, per kelas hanya diikuti oleh delapan siswa. Para siswa juga harus tetap taat prokes yang ketat. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, hingga terus menggunakan masker dan face Shield di dalam kelas.

“Bahkan setiap hari ditampilkan video prokes agar tetap ingat. Sebelum mulai pembelajaran, prokes terus diingatkan,” kata Bobby.

Meski di SMP Negeri 1 Medan sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, Bobby Nasution tidak ingin apa yang dilakukan disana menjadi standar bagi sekolah lain. Maksudnya agar setiap sekolah beradaptasi dengan caranya masing-masing, namun tetap mengikuti standar yang sudah ditetapkan.

“Mungkin di sekolah lain, banyak siswanya naik angkutan umum. Nah kita harus pikirkan kesana. Kami akan bahas agar bagaimana angkutan umum yang mengangkut siswa ke sekolah juga taat prokes. Jadi bertahap akan terus kita upgrade agar pembelajaran tatap muka di Medan lancar dan tidak menjadi cluster baru Covid-19,” terang Bobby.

Di SMP Negeri 1 Medan, Bobby juga tampak berbicara langsung dengan siswa agar ketika pembelajaran tatap muka dilaksanakan, untuk tetap ketat menjaga prokes.

“Adik-adik yang sekolah tatap muka nanti jangan sampai bikin orang tua khawatir ya. Caranya itu, kita terus jaga protokol kesehatan. Harus disiplin. Kalau ada yang kurang sehat, langsung aja lapor ke gurunya. Jangan paksa ya,” nasehat Bobby.

Sementara Kadis Pendidikan Kota Medan, Adlan menjelaskan, secara teknis pihaknya sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Anjuran pemerintah, seminggu dua hari dan dua jam per hari, total hanya 25 persen murid yang masuk. Dengan teknis yang sudah ditentukan, maka kami yakin bisa dan aman pembelajaran tatap muka,” kata Adlan.

Dan pembelajaran tatap muka ini akan dimulai untuk seluruh sekolah yang tetap mengikuti standar protokol kesehatan. “Kalau sesuai aturan, kelak setiap kelas itu untuk TK maksimal lima murid, SD tujuh murid, SMP dan SMA delapan murid. Jadi dengan prokes dan aturan ini Insya Allah aman,” lanjut Adlan.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Medan, Lisnawati Susman juga menyatakan siap laksanakan arahan sekolah tatap muka.

“Secara teknis sudah kami siapkan, tempat cuci tangan, suhu tubuh, ruang kelas dan lainnya. dan kami juga tugaskan khusus kepada guru dan wali kelas agar ketat menjaga anak didik secara prokes,” kata Lisna.

Di sisi lain, para siswa tampak senang menyambut pembelajaran tatap muka yang sebentar lagi akan dibuka di Kota Medan. Seperti kata Fitra, siswa kelas 7 Archimedes SMP Negeri 1 Medan. “Selama ini daring sudah lama, jadi kalau nanti sekolah lagi kami senang bisa jumpa kawan-kawan dan guru langsung,” katanya.

(mk/sdf)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Ketua Pewarta Minta Tangkap Pelaku Penganiayaan Wartawan di Marindal

29 September 2022 - 10:50 WIB

Oktober, Subsidi Ongkos Bakal Terealisasi

27 September 2022 - 21:42 WIB

Yuki Simpang Raya Tunggak PBB Rp1 Miliar, BPPRD Kota Medan Pasang Spanduk & Stiker 

27 September 2022 - 21:36 WIB

Hasyim Dukung Penuh Kehadiran FSBPK

27 September 2022 - 21:29 WIB

Ketua DPRD Medan Minta Disdik Transparan Data Guru Honor Non ASN

27 September 2022 - 21:24 WIB

Tinjau Revitalisasi Terminal Tipe A Amplas Bersama Menhub, Bobby Nasution Harap Akhir 2022 Beroperasi

26 September 2022 - 20:32 WIB

Trending di Medan