Menu

Mode Gelap

Medan · 26 Apr 2021 14:32 WIB

Warga Medan Dibawa ke Koramil Lantaran Tulis Status Facebook Bernada Pelecehan Terhadap Keluarga Korban Nanggala 402


					Imam Kurniawan warga Medan yang dituduh bikin status bernada tak senonoh Perbesar

Imam Kurniawan warga Medan yang dituduh bikin status bernada tak senonoh

Medankinian.com, Medan- Akun Facebook Imam Kurniawan dihujat warganet seantero negeri. Penyebabnya lantaran komentarnya yang tak pantas dituliskan terkait musibah tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Bali beberapa hari lalu.

Akun Imam menuliskan kalimat cabul yang bikin warganet marah, karena dalam kondisi sedang berduka malah memikirkan hal-hal yang tidak etis. Tak lama postingan komen Imam muncul, dia kemudian diciduk ke kantor Koramil.

“Disaat kapal selam mu tenggelam, disitu istrimu ku ” tulis Imam.

Dikutip VIVA dari akun Facebook Fajar ArbayuBae, Senin 26 April 2021, menyebut Imam langsung dinterogasi terkait komentarnya di media sosial tersebut.

“Karena tersangka sudah ditemukan CASE CLOSED!!! Dan untuk mas Fahmi Aditya terimakasih banyak karena mas nya sudah membawa dia ke ke kntor Koramil terdekat agar menghindari keributan. Langkah selanjutnya kita serahkan kepada aparat setempat. Semoga dia dapat pelajaran berharga,” tulis akun Facebook Fajar.

Sementara itu Imam pun langsung meminta maaf atas unggahannya yang tidak pantas dan bikin semua netizen geram.

“Assalamualaikum, Saya pribadi atas nama Imam Kurniawan ingin meminta maaf atas perkataan saya di sosial media. Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada warganet dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Indonesia Negara Hukum. Assalamualaikum,” tulis Imam

Sementara itu, dalam sebuah video klarifikasi tersebut, Imam mengaku berprofesi sebagai petani di kawasan Medan, Sumatera Utara. Bahkan, dia tidak tahu menahu mengenai komentar yang mendadak viral tersebut.

Imam pun menyatakan jika sejak pagi sampai sore, dia berada di ladang dan tidak memegang ponsel genggam. Dia mengaku akunnya dibajak orang.

Kejadian bermulanya kan gak tahu sama sekali, aku waras punya istri punya anak, punya tanggung jawab. Posisi kerjaan aku itu petani, sehari-hari petani dari pagi sampai sore.

Waktu pegang hp itu malam saja, kalau yang namanya posting itu berawal jam berapa aku komen itu tidak tahu sama sekali, gak sadar. Dan posisi aku lagi buka HP, langsung tertera notifikasi aku viral gini-gini, jadi buronan. Aku lihat itu permintaan pesan itu banyak sekali.

Aku tuh sesak, kaget lah, posisi capek pulang dari ladang. Nengok hp sudah kaya gitu posisinya. Pagi ke ladang posisi hp di cas, aku tuh gak pernah bawa hp.

Seumpama, kalau keluarga dari bapak Polres ataupun orang yang saya bikin postingan itu walaupun bukan saya, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada orang yang sudah menilai saya buruk.

(SDF)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Jelang Pemilu 2024, Dewan Ingatkan ASN Jaga Netralitas

28 Januari 2023 - 00:08 WIB

PKS & Gerindra Komit Perjuangkan 2 Nama Pahlawan Jadi Nama Jalan

28 Januari 2023 - 00:02 WIB

Terima Cendekiawan Karo Indonesia, Bobby Nasution: Jadikan Medan Lebih Baik Butuh Kolaborasi & Dukungan Semua

27 Januari 2023 - 21:10 WIB

Usbat Ganjar Berdayakan Majelis Taklim untuk Peningkatan Ekonomi Daerah

27 Januari 2023 - 21:01 WIB

Bobby Nasution Harap Kehadiran Menhan Prabowo Jadi Penyemangat Babinsa Jaga Keamanan Kota Medan

27 Januari 2023 - 20:56 WIB

Dinilai Cukup Baik dalam Memimpin Kota Medan, Menhan Prabowo Subianto Sebut Darah Leadership Ada Pada Bobby Nasution

27 Januari 2023 - 09:52 WIB

Trending di Medan